Kategori
pengalaman

Menemukan File di OneDrive

OneDrive adalah produk berbasis Cloud Computing besutan Microsoft. Atas dasar sebuah keperluan pada saat meeting online di masa pandemi, saya pernah dituntut untuk memiliki akun Microsoft Teams.

Saat membuat akun Microsoft Teams (MT) inilah saya akhirnya memiliki akun outlook. Karena email yang dipergunakan agar bisa meeting online menggunakan MT adalah outlook email.

Untuk dapat membuka email dari outlook, kita harus membuka Microsoft Edge – sebuah mesin pencarian di internet yang dimiliki oleh Microsoft. Dan tadi satu per satu saya membuka produk microsoft tersebut di atas.

[1] Membuka Mesin Pencari Microsoft Edge

Awalnya, saya membuka mesin pencarian Microsoft Edge, dari sini saya dihadapkan langsung dengan Bing. Kok gitu, ya? Iya sampai dengan saat ini setiap kita membuka Microsoft Edge maka kita akan diajak untuk membuka Microsoft Bing.

[2] Login ke Outlook

Setelah membuka search engine Bing, saya pun login email outlook. Di sinilah ditemukannya OneDrive. Begitu saya buka ternyata sudah pernah menyimpan beberapa file, terutama foto-foto. Salah satunya foto saat momen acara webinar yang digagas oleh UNIBI (Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia).

[3] Menemukan File di OneDrive

Tidak foto yang satu ini saja, saya Menemukan File di OneDrive lainnya. Ada juga beberapa berkas lainnya, seperti; file pdf, psd dan lain-lain.

Selain foto yang lebih dulu tayang di atas, foto lainnya yang ditemukan adalah berikut ini.

Foto bersama dengan yang lain saat sosialisasi Digital E-Commerce di Kecamatan Bojongloa Kidul (Senin, 30 November 2020).
Foto: Panitia Acara

Foto bersama dengan yang lain saat sosialisasi Digital E-Commerce di Kecamatan Bojongloa Kidul (Senin, 30 November 2020).

Kategori
CERITA BARU pengalaman

Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital

Awalnya dulu (medio 2015) saya diundang gathering produk BCA yang menggunakan teknologi Augmented Reality (Baca artikelnya di sini). Dari acara ini saya sempat membuat rekening BCA Xpresi. Sampai sekarang deh saya keterusan menjadi nasabah dari rekening tanpa buku tersebut.

Dan tadi (Jumat, 28/5) sekira pukul 9.30 pagi dari rumah saya bertolak ke Terminal Leuwi Panjang. Tujuannya bukan mau menggunakan transportasi bis yang ada di sana, namun saya perlu datang ke Bank BCA KCU Soekarno Hatta yang persis berada di seberangnya.

Sepanjang perjalanan, nyaris tidak ada kemacetan yang serius, hanya tipis-tipis saja, seperti di titik Pasar Sayati, agak padat di pintu keluar tol Kopo lalu di lampu stopan perempatan by pass kopo. Selebihnya perjalanan saya ke BCA Leuwi Panjang (kita sebut gitu aja ya biar gampang hehe) terbilang lancar jaya. Nah … Dari sinilah Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital bermula.

Merasakan Kepuasan Sejak di Tempat Parkir

Begitu memasuki pelataran gedung kantor BCA Leuwi Panjang ini saya langsung mencari parkir motor. Dan saya sudah merasakan kepuasan sejak di tempat parkir tadi. Petugas begitu cekatan dan memandu dengan sigap di mana saya harus memarkirkan kendaraan.

Setelah menyimpan sarung tangan, karcis parkir, penutup kepala dan helm di bawah jok saya berjalan menuju pintu utama gedung BCA. Tidak lama masuk Walkthrough Metal Detector, petugas sekuriti menyapa saya perihal keperluan datang ke sana.

“Mau ganti kartu debit XPresi dan mengaktifkan Mobile Banking,” saya menjawab singkat.

Oleh petugas tersebut, saya pun dibantu mendapatkan tiket antri dan mendapatkan nomor antri B-044. Saat duduk tidak seperti angka yang tertera, saya hanya perlu menunggu sekitar empat orang lagi untuk benar-benar dipanggil.

Tetapi tidak sampai 5 menit dari duduk menunggu panggilan, seorang perempuan petugas Customer Service datang menghampiri.

“Ada yang bisa dibantu?” tanya CS yang berkeliling tersebut.

Saya mengulangi keperluan saya datang ke BCA Leuwi Panjang ini. Laras, begitu nama yang disebutkan saat saya tanya, “Namanya siapa?” — meminta saya untuk mengeluarkan kartu debit BCA Xpresi lama dan KTP.

“Pak Ade mohon untuk menunggu sebentar saja,” ucap Laras.

Diajak Ke Tempat CS Digital BCA

Tidak lama kemudian, Laras mengajak saya ke tempat CS Digital BCA. Di tempat ini saya dipandu menggunakan mesin CS Digital mulai dari memasukkan kartu ATM lama, lalu memindai KTP dan jari telunjuk. Simpelnya seperti itu proses penggantian kartu ATM lama diganti dengan yang baru lewat CS Digital BCA.

ilustrasi Mbak Laras Memandu Kang Adetruna saat menggunakan CS Digital mengganti kartu debit Xpresi lama
ilustrasi (internet) tidak perlu antri dan tidak sampai berjam-jam, hanya hitungan belasan menit saja mengganti kartu debit xpresi lewat CS Digital.

Langkah-Langkah Mengganti Kartu Debit Xpresi Lama dengan yang Baru Menggunakan CS Digital

  1. Sentuh layar menu Kartu, pilih Ganti Kartu. Saya tadi memilih Kartu Debit Xpresi.
  2. Keluarkan KTP lalu dipindai bersamaan dengan jari telunjuk kita.
  3. Selanjutnya, mesin CS Digital meminta kita untuk memasukkan kartu debit Xpresi lama ke tempat yang disediakan.
  4. Memasukkan PIN baru (diperbolehkan menggunakan PIN Lama).
  5. Kartu Debit Xpresi Baru pun keluar dari mesini CS Digital.
  6. Selesai.

Berapa Biaya Ganti Kartu Debit Xpresi?

Tadi pun di layar mesin CS Digital ada point yang berisi penjelasan bahwa penggantian kartu ini dikenai biaya sebesar dua puluh lima ribu rupiah (rp25.000,00) yang akan memotong otomatis saldo dari Kartu Debit Xpresi kita.

Itulah Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital yang bisa saya share saat ini. Pupus sudah rasa pesimis prosesnya akan lama saat mengganti kartu debit BCA Xpresi. Gercep ternyata!

Kategori
bisnis CERITA BARU

Saya Urus Order RedDoorz Anda, Anda Bayar di Hotel Saja.

Teman-teman … sekira 2 minggu yang lalu saya diajak menjadi sales check-in official untuk RedDoorz oleh seorang kawan. Saya sih senang aja karena tidak ada syarat dan ketentuan yang berlaku lalu memberatkan atau merugikan saya. Malah saya merasa tertantang — sebab menjual tempat penginapan untuk disewa adalah hal yang baru bagi saya.

Maksudnya, gakusah heran di banyak kesempatan saya akan sering menawarkan kamar RedDoorz seluruh Indonesia untuk siapa saja yang membutuhkan. Klogitu … Saya coba ulas tentang RedDoorz.

Saya urus order Anda, Anda bayar di Hotel RedDoorz aja
Saya urus order Anda, Anda bayar di Hotel RedDoorz aja

Apa itu RedDoorz?

RedDoorz adalah sebuah network atau jaringan penginapan budget online terbesar di Indonesia yang menitikberatkan pada perkembangan penginapan dan distribusi penjualan secara online.

RedDoorz akan terus dan sudah memilih properti potensial guna menjalin kerjasama secara langsung dan terikat komitmen dengan brand RedDoorz.

Dengan jalinan tersebut, RedDoorz membantu pemilik properti agar selalu meningkatkan kualitas penginapannya dari segi fasilitas maupun layanan, setidaknya mitra RedDoorz mengelola dan menyediakan fasilitas, seperti:

  • Linen bersih,
  • free WiFi,
  • Mineral water,
  • AC,
  • clean toilet,
  • towels,
  • water heater, dan
  • 24/7 service.

Itu fasilitas minimum yang wajib disediakan oleh pihak pengelola penginapan atau hotel yang bekerjasama dengan RedDoorz. Faktanya, tidak sedikit pula dari pemilik properti yang memberikan fasilitas lebih dari cukup untuk kenyamanan para pelanggan.

Kenapa Harus Order Kamar RedDoorz ke Sales Marketing Seperti Saya?

Yang paling utama untuk menjawab pertayaan tersebut di atas adalah deal harga termurah. Kok bisa? Ya, bisa karena saya memiliki tugas membantu para pelanggan menurunkan harga. Biar menjadi urusan saya mengajukan ke sales manager saat meminta diskon khusus untuk harga kamar di bawah publish rate. Gakpercaya? Silakan coba!

Tombol Pesan Kamar Hotel RedDoorz via Adetruna

Anda pun bisa menanyakan rekomendasi kamar hotel RedDoorz di seluruh Indonesia yang Anda perlukan saat melakukan perjalanan dan perlu bermalam. Caranya cukup menghubungi saya, rekomendasi kamar hotel pun akan segera diketahui. Serta tidak ketinggalan dapat harga khusus saat deal.

Baik … Itu saja sekelebat warta yang bisa saya tulis untuk teman-teman yang kebetulan membacanya.

Yuk bisa yuk … Saya Urus Order RedDoorz Anda, Anda Bayar di Hotel Saja.

Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Bersedikit Malah Lebih Intim, Ternyata …

Kamis, 6 Mei 2021 pukul 13.00 saya sudah masuk ruang depan dari Rumah BUMN kota Bandung di bilangan Jalan Jurang nomor 50 yang tidak jauh dari Pasar Sederhana.

Kehadiran saya di Rumah BUMN adalah memenuhi undangan mengisi pelatihan offline bersama para pelaku UKM yang menjadi binaan di sana (artikelnya bisa di baca di sini).

Menjelang pukul 13.30, peserta yang sesogyanya sebanyak 20 peserta hanya ada 7 orang saja. Melihat situasinya saya coba memahami, semisal waktu itu hujan, jam-jam di mana pelaku UKM mempersiapkan pesanan untuk para pelanggannya atau memang sudah tidak memerlukan pengetahuan tentang Google My Business karena memang alat marketing ini terbilang user friendly. Kalau Freddie Mercury bilang, “Show must go on!” ya saya pun memulai kelas pelatihan pada pukul 13.30.

Setelah kelas berlangsung, saya merasa ternyata lebih efektif mengajar dengan peserta kelas yang hanya berisi 7 orang saja. Saya bisa lebih cepat menjawab pertanyaan dan menghampiri satu per satu dari mereka.

Mengisi kelas dengan bersedikit lebih efektif dan intim
Mengisi kelas dengan bersedikit lebih efektif dan intim

Ultimate Drink, Salamina Jewellery dan LaoekSeke menjadi tiga nama yang paling cepat terverifikasi sisanya harus menunggu kartupos. Pembaca … Mengisi kelas dengan Bersedikit Malah Lebih Intim, Ternyata …

Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Mengisi Pelatihan Offline di Rumah BUMN Bandung

Dampak dari Pandemi Covid-19, semua kegiatan di rumah. Anak sulung saya semenjak terdaftar sebagai mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia, ke kampus baru satu kali — itu pun ambil jas almamater saja. Termasuk pelatihan, diwajibkan online. Kegiatan pelatihan yang digelar oleh Rumah BUMN kota Bandung yang sebelum pandemi digelar tatap muka dalam kelas juga dilakukan secara webinar.

Namun, akhirnya hari ini satu per satu pelatihan tatap muka sudah kembali dilakukan – seperti Pelatihan Kewirausahaan UKM Provinsi Jawa Barat yang dilakukan Balatkop dan sekarang Rumah BUMN kota Bandung pun melakukan hal serupa.

Insya Allah, jika tidak ada aral — saya akan kembali menginjakkan kaki ke Rumah BUMN kota Bandung. Tujuannya Mengisi Pelatihan Offline. Tadi siang (Senin, 3 Mei 2021) saya dikirimi tautan informasinya. Dalam tautan tersebut disebutkan, sebagai berikut.

[RUMAH BUMN BANDUNG OFFLINE TRAINING]

“Kulik Google My Business (Hingga) Fix”

Apa saja yang akan dibahas:

1. “Kulik GMB Hingga Fix”

2. Point-point Pelatihan: Review Fitur Terbaru GMB

3. Verifikasi Instan GMB

4. Set ulang GMB Lama

5. Melengkapi Informasi bisnis dengan konsep “Story Telling”

Bersama : Ade Setiadi Truna (Owner SoreangkuPOD)

🗓 Kamis, 6 Mei 2021 ⏰ 13.00 – 16.00

📍 RUMAH BUMN BANDUNG (Jl. Jurang no. 50, Pasteur, kec. Sukajadi, Kota Bandung)

PELATIHAN INI GRATIS AYO BURUAN DAFTAR!!!

Link Pendaftaran: bit.ly/daftarpelatihanrbbandung

Contact Person: 08157103051 (Admin)

Peserta terdaftar akan dihubungi Admin

⚠️ Share dan infokan ke teman – teman yang lain yaa🤗✨. #RumahBUMN #RumahBUMNBandung #BankBRI #BRIncubator #UMKMNaikKelas #UMKMHebat #SiapBersamaKUMKM #UsahaMikro #UsahaKecil #Entrepreneurs #Entrepreneur #Wirausaha #PelakuUsaha #SME #SmallBusiness #MediumBusiness #GoOnline #GoDigital #GoModern #GoGlobal

Mengisi Pelatihan Offline di Rumah BUMN Bandung

Adetruna di Pelatihan Kulik Google My Business hingga Fix
Adetruna di Pelatihan Kulik Google My Business hingga Fix

Pembaca … Apakah Anda pun sudah mulai membiasakan Pelatihan Offline atau Tatap Muka?

Kategori
bisnis CERITA BARU

Pelanggan Online Kok Panik Saat Order Kebutuhannya?

Baik, artikel kali ini akan saya awali dengan pertanyaan, “Pelanggan Online Kok Panik Saat Order Kebutuhannya?” Jawabannya, ya karena memang belanja online bagi netizen bisa dibilang second option.

Hal ini merupakan hasil dari pengamatan para pelanggan yang masuk dan menjadi data yang terkumpul pada bisnis online yang saya jalankan. Salah satunya pada lini bisnis online jasa cetak spanduk, Soreangku Print On Demand yang sering saya ringkas namanya menjadi Soreangkupod.

Pelanggan Online Kok Panik Saat Order Kebutuhannya?

Dari sekian banyak data yang masuk, yang paling segar adalah pelanggan Soreangkupod beberapa jam yang lalu (Sabtu, 1 Mei 2021). Pelanggan saya ini mengakui dalam ruang percakapan whatsapp saat dirinya memesan dan berharap kami bisa memenuhi kebutuhannya.

Sebut saja Desi namanya (bukan nama sebenarnya) mengatakan, “Saya kelupaan, gakapa-apa spanduknya jadi jam berapa pun malam ini asalkan besok pagi sudah bisa dipakai…” dihiasi dengan emoticon nangis.

Itu baru mbak Desi, masih banyak contoh-contoh kepanikan lainnya saat pelanggan memutuskan untuk belanja online. Sehingga saya berani menyimpulkan, mereka sebenarnya tidak merencanakan untuk selalu online ketika ingin memenuhi kebutuhannya.

Pembeli Online Arogan (dalam tanda petik)

Akan tetapi para pembeli online ini arogan (dalam tanda petik) ketika memenuhi kebutuhan di darat (offline). Bisa jadi — mereka menunda-nunda proses belanja, “Ah, nanti saja lima menit lagi, dekat kok tokonya …” atau rencana belanjanya terlupakan.

Begitu tiba di toko, ternyata situasi dan kondisi tidak sesuai ekspektasi. Tidak bisa ditunggu, barang habis atau tokonya tutup. Di sinilah awal kepanikan muncul. Mereka merogoh saku tempat ponsel pintar berada dan mulai mencari lewat mesin pencarian Google.

Tantangan Bisnis Online: Mampu Melayani dan Memberikan Solusi

Untuk bisnis jasa Soreangkupod sendiri sudah cukup lama mendapatkan pelanggan yang panik. Di sinilah tantangannya, bagaimana caranya bisnis jasa atau produk yang kita tawarkan online mampu melayani dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan.

Dan … Alhamdulillah, dengan berbagai cara yang baik– kami usahakan mampu memberikan pelayanan sebaik mungkin dan solutif. Memberikan yang terbaik ini bisa diibaratkan investasi.

Ya, Soreangkupod sedikit demi sedikit tengah menabung. Saya tengah berusaha memperbanyak kesan yang baik dari semua pelanggan. Biasanya, saya melanjutkan komunikasi dengan mereka (pelanggan). Tidak jarang pula, pelanggan tidak sungkan-sungkan mengakrabkan dirinya. Tentu saja, saya merasa senang sekali jika ada tipikal pelanggan yang seperti ini.

Menemukan Pelanggan yang Penuh Keakraban

Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu, seorang pelanggan dari Bojong Kukun memesan spanduk 4,5m x 1,5m untuk usaha jual beli mesin jahit yang dikelolanya. Tanpa basa-basi, pelanggan saya ini memanggil saya dengan sebutan, “bro” yang terasa tulus tanpa dibuat-buat agar harganya bisa ditawar. Buktinya saya ajukan harga per meter jauh dari harga rata-rata, pelanggan saya ini tidak banyak menawar asalkan hasil cetak bagus dan rapi.

Salah satu bukti keakraban yang dimulai dari sisi pelanggan saya ini, beliau mengirimkan foto yang mengabarkan kalau spanduk sudah dipasang.
Pelanggan dengan penuh keakraban mengirimi foto sebagai kabar kalau spanduknya sudah dipasang.

Salah satu bukti keakraban yang dimulai dari sisi pelanggan saya ini, beliau mengirimkan foto yang mengabarkan kalau spanduk sudah dipasang. Saya pribadi menilai hal ini sebagai indikator kepuasan pelanggan. Sebagai tanda terima kasih atas kepuasannya maka salah satu caranya mengabari kita sebagai penyedia jasa

Cerita ini saya posting juga di sini.

Kesimpulan

Bisnis online yang baik adalah bisnis yang akan mudah ditemukan oleh mereka yang membutuhkan. Apakah bisnis Anda sudah seperti itu? Yuk, kita sama-sama belajar dan berusaha bagaimana caranya agar mesin pencarian merekomendasikan bisnis kita kepada orang yang mencari dan membutuhkannya.

Kategori
CERITA BARU kuliner

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Mujada — begitu nama yang saya kenal saat berada di kelas Pelatihan Kewirausahaan satu minggu yang lalu (Rabu, 31/3) di Balatkop Provinsi Jawa Barat. Sudah menjadi kebiasaan di setiap mengisi kelas, saya membiasakan diri untuk mengenal satu per satu dari peserta. Entah kalau pengajar lain …

Memang sih saat di kelas pelatihan, saya tidak langsung mengenali semuanya. Namun, karena saya memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya atau menjawab pertanyaan, biasanya satu per satu dari peserta memberanikan diri untuk menyebut nama, asalnya dan nama brand-nya.

Begitu pula dengan pak Mujada. Waktu itu saya menanyakan ke semua pelaku UKM, “Adakah dari peserta yang bersedia menceritakan pengalamannya ketika melakukan branding?”

Dari beberapa peserta yang mengangkat tangannya, Pak Mujada yang pertama saya pilih untuk berbicara.

“Nama saya Mujada, brand-nya Raos Flossroll, asal dari Purwakarta,” ungkap pria berkacamata dengan pembawaannya yang kalem.

Dan biasanya, saya langsung mengingat dengan mudah setiap orang yang menyebutkan identitas tersebut. Pasalnya, pada saat itulah saya memerhatikan dan mendengarkan dengan seksama apa-apa yang dilontarkan, pun dengan peserta kelas lainnya.

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Hari ini (Selasa, 6 April 2021) satu minggu sudah saya bertemu dengan Pak Mujada serta teman-teman UKM lain di Pelatihan Kewirausahaan UKM Se Jawa Barat di Kantor Balatkop Bandung. Dan kemarin sebelum saya berangkat ke Trans Studio Mall di bilangan Jalan Gatot Subroto kota Bandung, memenuhi undangan dari BRI khususnya Rumah BUMN — saya menyambut kedatangan satu paket. Dan ternyata sebuah paket dari pak Mujada.

Paket cukup besar, setelah dibuka berisi dua kotak Raos Flossroll. Dan sekarang Raos Flossroll-nya sudah habis sebenar-benarnya habis. Saya, anak saya dan istri sepakat menyatakan bahwa Raos Flossroll Roti Abon Gulung yang kami cicipi ini benar-benar pas serta harum mengundang selera … Lembut, gurih dan lezat.

Dua Varian Rasa Raos Flossroll Roti Abon Gulung

Oleh oleh Istimewa Purwakarta Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa
Oleh oleh Istimewa Purwakarta Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa

Dua kotak kemasan dalam paket Raos Flossroll Roti ABon Gulung yang dikirim oleh Pak Mujada ke tempat kami tersebut masing-masing berisi 5 potong roti abon gulung istimewa.

  1. Abon Ayam Original
  2. Abon Ayam Pedas.

Abon Ayam Original

Sesuai dengan janji yang tertulis dari tagline Raos Flossroll, “Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya” — bentuk serta tampilan fisik asli dari produk cemilan ini sangat tepat! Serius.

Raos Flossroll, "Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya"
Raos Flossroll, “Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya”

Saya sebagai penikmat cemilan yang anti pedas serasa dimanjakan saat menikmati Abon Ayam Original ini. Teksturnya lembut, rotinya empuk, aroma bumbu-bumbu yang mengundang selera begitu pas dengan citrarasa gurih, asin dan manis berbaur menjadi sebuah kenikmatan yang utuh.

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Adetruna Menikmati Oleh Oleh Purwakarta Istimewa Raos Flossroll Rasa Ayam Original
Adetruna Menikmati Oleh Oleh Purwakarta Istimewa Raos Flossroll Rasa Ayam Original

Abon Ayam Pedas

Tidak jauh berbeda dengan Raos Flossroll varian rasa pedas, anak dan istri saya begitu menikmati kelezatan dan rasa pedasnya.

Dua varian rasa Raos Flossroll Abon Roti Gulung Istimewa, abon ayam original dan abon ayam pedas.
Dua varian rasa Raos Flossroll Abon Roti Gulung Istimewa, abon ayam original dan abon ayam pedas.

Di mana saja Pelanggan Bisa Mendapatkan Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa?

Saya sempat menanyakan tentang di mana saja pelanggan bisa mendapatkan Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa?

Pak Mujada dengan singkat namun jelas menjawab,”Bisnis Raos Flossroll dijalankan secara online di rumah, di jalan Ibrahim Singadilaga, Gang Nusa Indah 4 no. 56, Koncara RT 08 RW 01, Nagrikaler, Purwakarta, Jawa Barat 41115.”

“Dengan memaksimalkan pemasaran via Channel Digital Marketing, seperti: Whatapps, Instagram, Facebook, Youtube termasuk Shopee. Selain itu Raosflossroll bisa juga di-order melalui aplikasi Gofood, Grabfood, Purwakarta On Delivery dan jasa titip ojek online local Purwakarta, seperti: Eld Delivery, Mr. Dev, Food Court Delivery,” sambung Mujada.

Profil Singkat Raos Flossroll

Nama Usaha : Nusa Indah Cake & Cookies
Produk : Raosflossroll
Sosial Media Usaha :
Instagram : @raosflossroll, @jual.kue.purwakarta
Facebook : Raosflossroll, Nusa Indah
Youtube : Nusa Indah Channel

Itulah sekilas cerita pengalaman saya menikmati Raos Flossroll. Semoga menginspirasi bagi teman-teman yang membaca. Semangat!

Kategori
bisnis CERITA BARU

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Sebelum dilanjutkan artikel tentang Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business (GMB), saya akan coba sharing mengenai perkembangan Soreangku Print on Demand setelah selama ini menggunakan GMB.

Ada banyak hal menarik untuk dijadikan bahan analisa dari perkembangan bisnis yang dijalankan setelah memanfaatkan alat pemasaran Google My Business. Apa sajakah hal menarik tersebut?

Ini dia …

[1] Nama Bisnis Terpampang dengan Jelas

Di setiap kesempatan mengajar, khususnya tentang pengetahuan Google My Business — saya senantiasa menegaskan bahwa setidaknya bisnis kita diketahui oleh banyak lagi pihak luar. Tentu saja bila relevan kebutuhannya, maka bisnis kita yang akan disuguhkan oleh mesin pencarian.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik penamaan bisnis kita saat memulai menggunakan GMB. Sebagai contoh, penamaan yang sudah saya terapkan pada bisnis layanan jasa cetak spanduk yang saya sudah lakukan di bawah. Dan upaya yang saya lakukan ini terbilang berhasil dengan baik.

Google My Business Soreangku Print on Demand
Google My Business Soreangku Print on Demand

Lihat gambar di atas, Soreangku Print on Demand sebagai nama bisnisnya. Sedangkan Layanan Cetak Spanduk Bandung sebagai penjelasannya sehingga pembacanya mendapatkan informasi yang lengkap; Brand dan penawaran bisnisnya.

Dari gambar di atas pula, pembaca bisa lihat — Tidak saja nama bisnis, komponen lain yang takkalah penting diperlihatkan oleh GMB, seperti: website bisnis, rute, informasi bisa disimpan dan nomor telepon untuk dihubungi serta jumlah ulasan dan rating.

Website

Bagi sebagian pelaku UKM, memiliki website sudah menjadi hal yang lumrah. Walaupun begitu, tetap saja sebagian pihak merasa perlu berpikir matang-matang terkait dengan alokasi biaya yang harus dikeluarkan, setidaknya untuk membeli domain dan hosting.

Mengingat akan hal tersebut, GMB memiliki fitur terbaru yaitu website yang menjadi satu kesatuan saat kita memakainya. Google memberikan website ini secara gratis. Penggunanya tidak perlu memikirkan url atau lokasi nama domain. Pun dengan hosting, pengguna GMB tidak perlu sewa. contohnya; https://soreangku-print-on-demand-layanan.business.site/

Kok panjang? Iya benar, gak apa-apa panjang, kan gratis …

Rute

Rute atau petunjuk arah berdasarkan Google Map terkait dengan keberadaan bisnis kita pun diperlukan oleh pelanggan. Tidak jarang dari calon pelanggan tanpa konfirmasi terlebih dahulu akan datang ke tempat kita berdasarkan rute yang tersedia.

Ada jamak kejadian pelanggan kesulitan menemukan lokasi bisnis kita disebabkan kita tidak sesuai menentukan lokasi di Peta Google. Oleh karena itu, pengguna GMB supaya bijak dalam menentukan tempat bisnis yang sudah didaftarkan.

Menyimpan Informasi

Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis GMB yang ditemukannya.
Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis yang ditemukannya.

Saat pelanggan menemukan bisnis yang dibutuhkannya, tidak sedikit yang menundanya terlebih dahulu karena belum memungkinkan untuk menghubungi bisnis yang dicarinya. Maka, pelanggan bisa menyimpan datanya dan akan kembali dibuka bila sudah memungkinkan.

Nomor Kontak Bisnis / Telepon

Inti dari semua hal penting Google My Business adalah nomor kontak bisnis / telepon. Pelanggan bisa menelepon kita karena membaca dengan jelas di menu utama GMB saat ditemukan.

melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Cara pelanggan memastikan bisnis kita sesuai dengan kebutuhannya.

Jamak pula yang mencobanya melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.

[2] Menjawab Kebutuhan Pelanggan

Kebutuhan akan informasi seperti; alamat, jam buka, nomor telepon langsung terjawab saat warganet atau calon pelanggan mencarinya. Tentu saja ini akan memudahkan mereka sebelum benar-benar memutuskan sepakat dengan bisnis yang kita tawarkan.

Informasi lengkap di GMB Menjawab Kebutuhan Pelanggan

[3] Showcase atau Display Tersaji dengan Baik

Showcase atau Display  Produk Tersaji dengan Baik di Google My Business
Saat memposting produk sebagai sarana ruang pamer, Anda bisa melakukannya semudah ketika Anda memposting foto di Instagram.

Ketika bisnis yang kita jalankan menggunakan GMB dan berjalan dengan baik, tentunya ada banyak produk yang terdokumentasi. Di sini pemilik bisnis dituntut jeli saat hendak menampilkannya kembali sebagai cara menarik minat pelanggan.

Untuk keperluan memajang produk alias showcase atau display — dengan menggunakan GMB Anda bisa melakukannya dengan mudah. Caranya semudah ketika Anda hendak memposting sebuah foto di Instagram.

Ketika memposting di IG tentunya Anda memikirkan dan memastikan semuanya baik. Mulai dari foto hingga redaksi atau caption yang berhubungan dengan foto yang ditayangkan — Anda akan memastikannya sempurna.

Begitu pula saat memposting foto produk di GMB, bahkan jumlah kata yang harus dipersiapkan untuk menjelaskan sebuah foto produk, disarankan 300 kata sudah berikut kata kunci yang disiapkan. Apabila hal ini dilakukan dengan benar, sudah barang tentu showcase atau display akan tersaji dengan baik.

[4] Data Terlihat Informatif

Sebagai pemilik bisnis yang mencari bisnisnya sendiri di mesin pencarian, maka saat ditemukan akan membaca data. Dan data terlihat dengan informatif. Seperti gambar di bawah ini.

Data Google My Business Terlihat Informatif

GMB akan mengingatkan kita sebagai pengelola bisnis data-data tentang perkembangan banyak hal, termasuk keterikatan atau engagement. Misalnya perihal Tanya Jawab dan Jam Favorit. GMB akan menunjukkan jumlah pertanyaan dari pelanggan atau di jam berapa pelanggan paling suka menghubungi bisnis kita.

[5] Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Bagi Anda yang memasarkan bisnisnya baik itu produk atau pun jasa di Google My Business dan mulai ditemukan oleh pelanggan dengan mudah sudah selayaknya mengajak pelanggan tersebut untuk memberikan ulasan dan bintang (rating) di aplikasi GMB.

Ulasan dan Rating di Aplikasi GMB Memperkuat Branding
Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Karena salah satu kesempatan bagi penggun GMB untuk meningkatkan performanya adalah dengan ulasan dan rating dari pelanggan. Semakin banyak ulasan dan rating maka GMB akan semakin baik, tentunya akan memperkuat branding.

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Bagi Anda yang sudah mulai cakap menggunakan Google My Business, supaya semakin meningkatkan performanya. Dari pengalaman yang sudah saya uraikan di atas, kita bisa menarik kesimpulan dan menjadikannya sebagai cara untuk mencapai performa yang baik.

[1] Lengkapi Informasi yang diminta

Agar branding kita semakin baik penampilannya, maka kita perlu melengkapi informasi yang diminta oleh Google My Business. Dengan kita memberikan informasi yang lengkap maka Google akan merekomendasikan bisnis kita kepada semua pelanggan yang mencari dan membutuhkannya.

Google menyebutkan, “Hasil pencarian lokal yang baik adalah hasil yang relevan. Caranya, pengelola bisnis agar melengkapi informasi yang akurat. Sehingga mudah bagi Google untuk mencocokkan dengan kebutuhan pengguna dan menyuguhkannya.”

Di sinilah pengelola GMB ditantang agar dapat memberikan data lengkap berikut kreatifitas dalam hal menyiapkan kata kunci dan deskripsi yang berhubungan erat dengan bisnis yang tengah dijalankan.

Ada tiga faktor penting yang menentukan peringkat atau ranking dari GMB yang dikelola.

  • Relevansi. Seberapa relevan informasi bisnis kita dengan kebutuhan pelanggan yang mencarinya di mesin pencarian. Gunakan Google Trends untuk membantu Anda saat mencari relevansi antara kata kunci dan informasi yang tersaji.
  • Jarak. Google My Business ini bersifat Localize Business. Sehingga pengoptimalannya pun tergantung seberapa jauh jarak yang kita targetkan.
  • Unggul. Keunggulan yang dimaksud yaitu seberapa baik brand kita diketahui oleh pelanggan. Kiat agar menjadi GMB yang unggul yaitu dengan memperbaiki kedua faktor di atas (relevansi dan jarak).

[2] Tampil Lebih Menarik Perhatian dengan Foto

Untuk Anda yang sudah memperbaiki ketiga faktor penentu meningkatkan performa GMB yang dikelola, maka Anda pun dituntut melakukan cara lainnya.

Anda tidak boleh merasa puas dengan keberhasilan baiknya performa dari GMB yang dikelola sehingga mampu ‘mengalahkan’ bisnis serupa dengan yang Anda jalankan. Coba juga menampilkan foto, tapi harus diperhatikan sisi estetika sehingga foto yang terpajang memiliki daya tarik bagi pelanggan.

Pelajari bagaimana cara agar bisa tampil lebih menonjol dengan foto di Google My Business kita. Sebab foto yang menarik perhatian memperoleh 42% pelanggan untuk menggunakan google map mendatangi tempat bisnis kita. Dan 35% — setelah tertarik dengan foto-foto yang ditampilkan — pelanggan ingin mengetahui lebih banyak lagi informasi bisnis kita lewat website.

[3] Buat Jadwal Rutin Posting baik berita, pembaruan informasi serta penawaran spesial

Bagi Anda yang sudah memenuhi faktor-faktor penentu baiknya performa GMB kita agar melanjutkan dengan membuat jadwal rutin, mulai dari posting berita, pembaruan informasi walaupun hanya sekadar posting foto produk serta memberikan penawaran khusus, seperti sale 50%, Cuci Gudang atau promosi sejenisnya.

Dashboard GMB - di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product - saat memposting.
Dashboard GMB – di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Caranya, Anda login lalu masuk ke dashboard GMB, di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business, yang perlu Anda lakukan adalah mengelola pelanggan, seperti respon cepat ketika ada yang bertanya. Menjawab setiap ulasan yang masuk dengan bahasa yang santun atau untuk sekadar mengucapkan terima kasih.

Itu saja yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan sukses!

Kategori
CERITA BARU pendampingan

Peserta Diberikan Alasan Kenapa GMB sama dengan Media Sosial

Di tahun 2021 ini, kegiatan pelatihan bersama Balatkop yang melibatkan saya baru dimulai pada Rabu, persis hari ini saat tulisan ini saya buat.

Peserta pelatihan tadi rata-rata berbisnis UKM bidang makanan, minuman serta fesyen. Saya mengajar pukul 10.30 hingga 13.00 dipotong istirahat, sholat dan coffee break.

Di dalam kelas Pelatihan Kewirausahaan untuk UMKM Se Jawa Barat tadi (17/3) peserta diberikan alasan Kenapa GMB sama dengan Media Sosial.

Karena hari ini, Google My Business (GMB) memiliki fitur-fitur yang sama dengan yang biasa dilakukan oleh pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook atau Twitter.

Lebih dan kurang seperti itu penjelasan yang saya berikan kepada peserta kelas Pelatihan Kewirausahaan untuk UMKM Se Jawa Barat sejak pagi hingga siang tadi.

Kategori
bisnis CERITA BARU

Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo

Mesin HP Indigo adalah mesin cetak digital berbadan besar yang menawarkan fitur-fitur canggih terbaru, terutama tinta dan jenis media yang lebih luas. Artinya, kebutuhan orang-orang akan ukuran yang customize — akan diakomodir oleh mesin printer ini.

Dan hari ini — saya bersama dengan Soreangku Print on Demand menawarkan jasa cetak dengan teknologi mesin HP Indigo kepada setiap pelanggan. Kebetulan sekali, saat saya menulis artikel ini — saya baru saja memenuhi keinginan pelanggan yang membuat brosur lipat 3 atau istilahnya 3 folds leaflet.

Semalam (Sabtu, 13/3) saya berkoordinasi dengan pelanggan yaitu TK Seruni di bilangan Gading Tutuka 1. Tujuannya menyamakan konsep dan desain yang tertuang di brosurnya nanti.

Koordinasi dengan Pelanggan

Sebelum saya melanjutkan cerita Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo, saya akan coba berbagi cerita tentang pengalaman koordinasi dengan pelanggan.

Sabtu sore, ponsel pintar yang saya pakai tidak bisa online sebab unitnya berstatus Mode Aman.

Padahal lewat smartphone tersebutlah saya sudah harus berkoordinasi dengan pelanggan yang bermaksud mencetak leaflet atau brosur lipat tiga. Namun, komunikasi tertunda karena hp-nya tengah diperbaiki. Barulah selepas maghrib, saya bisa berkomunikasi dengan ibu Nia – namanya – selaku kepala sekolah TK Seruni Gading Tutuka Soreang, Kabupaten Bandung.

Dalam koordinasinya, kami saling bertukar pendapat tentang hasil akhir dari cetakannya nanti. Mulai dari besarnya foto yang ditampilkan, pewarnaan hingga poin-poin terpenting yang harus dituangkan di dalamnya. Cukup dua jam kami berdiskusi, hingga akhirnya bisa ada keputusan.

Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp
Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp

Setelah dinyatakan siap proses, dokumennya saat itu juga saya persiapkan untuk dikirim ke pra produksi, seperti menyiapkan tata letak untuk bisa dicetak bolak-balik dan bisa dilipat 3. Untuk kepentingan ini saja, saya harus menyiapkan mockup, supaya tim di produksi ada gambaran.

mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik
mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik

Koordinasi dengan Operator Mesin HP Indigo

Usai dengan pelanggan, selanjutnya saya berkoordinasi dengan operator mesin HP Indigo. Proses pra cetak dan cetak dilakukan oleh teman-teman yang menggawangi produksi semua pesanan dari pelanggan Soreangku Print on Demand.

Seru pakai banget koordinasinya! Karena antara saya dengan produksi cetak — lagi-lagi komunikasi hanya lewat chat messenger Whatsapp. Keseruannya antara lain:

[1] Proses Imposisi

Proses imposisi adalah pengaturan dan penempatan tata letak suatu desain produk untuk dipakai pada pembuatan pelat cetak (Scheder;1997). Tidak pada saat membuat pelat cetak saja, untuk mengatur cetak bolak balik pun operator mengatur posisi desain yang akan dicetak sedemikian rupa agar tepat antara muka satu dengan sebaliknya (muka 2).

Nah, tadi pagi pun (Minggu, 14/3) koordinasi yang pertama kali dilakukan adalah proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan.

proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan
proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan

[2] Cetak Selembar Bolak Balik

Langkah selanjutnya, mencoba cetak selembar bolak-balik. Berdasarkan pengalaman, yang biasa terjadi karena perubahan data dari Corel Draw ke PDF adalah ketidaksesuaian hasil cetak.

Sebagai contoh, saat dicetak selembar bolak balik siang tadi, ada perubahan di beberapa desain. Seperti outline yang hilang, teks yang bertumpuk atau teks yang bergeser ke luar sehingga menabrak outline.

Semua itu merupakan kesalahan cetak. Tadi pun ditemukan beberapa hal yang perlu dikoreksi …

Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3
Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3

[3] Mengubah File cdr Menjadi jpg

Setelah berkoordinasi, tim produksi mencoba memperbaiki beberapa hal yang salah. Setelah itu mengubah keseluruhan desain dari file cdr (corel draw) menjadi jpg (image) sebelum akhirnya di-imposisi berupa pdf.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Alhamdulillah … Setelah mengubah file cdr menjadi jpg tidak lagi kami temukan yang menjadikan salah cetak. Akhirnya, kami mengubah file tersebut dalam format pdf lalu dikirim ke mesin printer HP Indigo dan meneruskan proses cetak leaflet atau brosur lipat 3 sesuai keinginan pelanggan.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres
Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Itulah sepenggal pengalaman yang bagi saya seru aja sih … Hari Minggu diisi dengan melayani kebutuhan cetak pelanggan? Ya, kenapa nggak 🙂