Kategori
CERITA BARU kuliner

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Mujada — begitu nama yang saya kenal saat berada di kelas Pelatihan Kewirausahaan satu minggu yang lalu (Rabu, 31/3) di Balatkop Provinsi Jawa Barat. Sudah menjadi kebiasaan di setiap mengisi kelas, saya membiasakan diri untuk mengenal satu per satu dari peserta. Entah kalau pengajar lain …

Memang sih saat di kelas pelatihan, saya tidak langsung mengenali semuanya. Namun, karena saya memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya atau menjawab pertanyaan, biasanya satu per satu dari peserta memberanikan diri untuk menyebut nama, asalnya dan nama brand-nya.

Begitu pula dengan pak Mujada. Waktu itu saya menanyakan ke semua pelaku UKM, “Adakah dari peserta yang bersedia menceritakan pengalamannya ketika melakukan branding?”

Dari beberapa peserta yang mengangkat tangannya, Pak Mujada yang pertama saya pilih untuk berbicara.

“Nama saya Mujada, brand-nya Raos Flossroll, asal dari Purwakarta,” ungkap pria berkacamata dengan pembawaannya yang kalem.

Dan biasanya, saya langsung mengingat dengan mudah setiap orang yang menyebutkan identitas tersebut. Pasalnya, pada saat itulah saya memerhatikan dan mendengarkan dengan seksama apa-apa yang dilontarkan, pun dengan peserta kelas lainnya.

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Hari ini (Selasa, 6 April 2021) satu minggu sudah saya bertemu dengan Pak Mujada serta teman-teman UKM lain di Pelatihan Kewirausahaan UKM Se Jawa Barat di Kantor Balatkop Bandung. Dan kemarin sebelum saya berangkat ke Trans Studio Mall di bilangan Jalan Gatot Subroto kota Bandung, memenuhi undangan dari BRI khususnya Rumah BUMN — saya menyambut kedatangan satu paket. Dan ternyata sebuah paket dari pak Mujada.

Paket cukup besar, setelah dibuka berisi dua kotak Raos Flossroll. Dan sekarang Raos Flossroll-nya sudah habis sebenar-benarnya habis. Saya, anak saya dan istri sepakat menyatakan bahwa Raos Flossroll Roti Abon Gulung yang kami cicipi ini benar-benar pas serta harum mengundang selera … Lembut, gurih dan lezat.

Dua Varian Rasa Raos Flossroll Roti Abon Gulung

Oleh oleh Istimewa Purwakarta Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa
Oleh oleh Istimewa Purwakarta Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa

Dua kotak kemasan dalam paket Raos Flossroll Roti ABon Gulung yang dikirim oleh Pak Mujada ke tempat kami tersebut masing-masing berisi 5 potong roti abon gulung istimewa.

  1. Abon Ayam Original
  2. Abon Ayam Pedas.

Abon Ayam Original

Sesuai dengan janji yang tertulis dari tagline Raos Flossroll, “Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya” — bentuk serta tampilan fisik asli dari produk cemilan ini sangat tepat! Serius.

Raos Flossroll, "Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya"
Raos Flossroll, “Empuk Rotinya, Berlimpah Abonnya”

Saya sebagai penikmat cemilan yang anti pedas serasa dimanjakan saat menikmati Abon Ayam Original ini. Teksturnya lembut, rotinya empuk, aroma bumbu-bumbu yang mengundang selera begitu pas dengan citrarasa gurih, asin dan manis berbaur menjadi sebuah kenikmatan yang utuh.

Dikirimi Paket Raos Flossroll Cemilan dari Purwakarta

Adetruna Menikmati Oleh Oleh Purwakarta Istimewa Raos Flossroll Rasa Ayam Original
Adetruna Menikmati Oleh Oleh Purwakarta Istimewa Raos Flossroll Rasa Ayam Original

Abon Ayam Pedas

Tidak jauh berbeda dengan Raos Flossroll varian rasa pedas, anak dan istri saya begitu menikmati kelezatan dan rasa pedasnya.

Dua varian rasa Raos Flossroll Abon Roti Gulung Istimewa, abon ayam original dan abon ayam pedas.
Dua varian rasa Raos Flossroll Abon Roti Gulung Istimewa, abon ayam original dan abon ayam pedas.

Di mana saja Pelanggan Bisa Mendapatkan Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa?

Saya sempat menanyakan tentang di mana saja pelanggan bisa mendapatkan Raos Flossroll Roti Abon Gulung Istimewa?

Pak Mujada dengan singkat namun jelas menjawab,”Bisnis Raos Flossroll dijalankan secara online di rumah, di jalan Ibrahim Singadilaga, Gang Nusa Indah 4 no. 56, Koncara RT 08 RW 01, Nagrikaler, Purwakarta, Jawa Barat 41115.”

“Dengan memaksimalkan pemasaran via Channel Digital Marketing, seperti: Whatapps, Instagram, Facebook, Youtube termasuk Shopee. Selain itu Raosflossroll bisa juga di-order melalui aplikasi Gofood, Grabfood, Purwakarta On Delivery dan jasa titip ojek online local Purwakarta, seperti: Eld Delivery, Mr. Dev, Food Court Delivery,” sambung Mujada.

Profil Singkat Raos Flossroll

Nama Usaha : Nusa Indah Cake & Cookies
Produk : Raosflossroll
Sosial Media Usaha :
Instagram : @raosflossroll, @jual.kue.purwakarta
Facebook : Raosflossroll, Nusa Indah
Youtube : Nusa Indah Channel

Itulah sekilas cerita pengalaman saya menikmati Raos Flossroll. Semoga menginspirasi bagi teman-teman yang membaca. Semangat!

Kategori
bisnis CERITA BARU

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Sebelum dilanjutkan artikel tentang Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business (GMB), saya akan coba sharing mengenai perkembangan Soreangku Print on Demand setelah selama ini menggunakan GMB.

Ada banyak hal menarik untuk dijadikan bahan analisa dari perkembangan bisnis yang dijalankan setelah memanfaatkan alat pemasaran Google My Business. Apa sajakah hal menarik tersebut?

Ini dia …

[1] Nama Bisnis Terpampang dengan Jelas

Di setiap kesempatan mengajar, khususnya tentang pengetahuan Google My Business — saya senantiasa menegaskan bahwa setidaknya bisnis kita diketahui oleh banyak lagi pihak luar. Tentu saja bila relevan kebutuhannya, maka bisnis kita yang akan disuguhkan oleh mesin pencarian.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik penamaan bisnis kita saat memulai menggunakan GMB. Sebagai contoh, penamaan yang sudah saya terapkan pada bisnis layanan jasa cetak spanduk yang saya sudah lakukan di bawah. Dan upaya yang saya lakukan ini terbilang berhasil dengan baik.

Google My Business Soreangku Print on Demand
Google My Business Soreangku Print on Demand

Lihat gambar di atas, Soreangku Print on Demand sebagai nama bisnisnya. Sedangkan Layanan Cetak Spanduk Bandung sebagai penjelasannya sehingga pembacanya mendapatkan informasi yang lengkap; Brand dan penawaran bisnisnya.

Dari gambar di atas pula, pembaca bisa lihat — Tidak saja nama bisnis, komponen lain yang takkalah penting diperlihatkan oleh GMB, seperti: website bisnis, rute, informasi bisa disimpan dan nomor telepon untuk dihubungi serta jumlah ulasan dan rating.

Website

Bagi sebagian pelaku UKM, memiliki website sudah menjadi hal yang lumrah. Walaupun begitu, tetap saja sebagian pihak merasa perlu berpikir matang-matang terkait dengan alokasi biaya yang harus dikeluarkan, setidaknya untuk membeli domain dan hosting.

Mengingat akan hal tersebut, GMB memiliki fitur terbaru yaitu website yang menjadi satu kesatuan saat kita memakainya. Google memberikan website ini secara gratis. Penggunanya tidak perlu memikirkan url atau lokasi nama domain. Pun dengan hosting, pengguna GMB tidak perlu sewa. contohnya; https://soreangku-print-on-demand-layanan.business.site/

Kok panjang? Iya benar, gak apa-apa panjang, kan gratis …

Rute

Rute atau petunjuk arah berdasarkan Google Map terkait dengan keberadaan bisnis kita pun diperlukan oleh pelanggan. Tidak jarang dari calon pelanggan tanpa konfirmasi terlebih dahulu akan datang ke tempat kita berdasarkan rute yang tersedia.

Ada jamak kejadian pelanggan kesulitan menemukan lokasi bisnis kita disebabkan kita tidak sesuai menentukan lokasi di Peta Google. Oleh karena itu, pengguna GMB supaya bijak dalam menentukan tempat bisnis yang sudah didaftarkan.

Menyimpan Informasi

Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis GMB yang ditemukannya.
Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis yang ditemukannya.

Saat pelanggan menemukan bisnis yang dibutuhkannya, tidak sedikit yang menundanya terlebih dahulu karena belum memungkinkan untuk menghubungi bisnis yang dicarinya. Maka, pelanggan bisa menyimpan datanya dan akan kembali dibuka bila sudah memungkinkan.

Nomor Kontak Bisnis / Telepon

Inti dari semua hal penting Google My Business adalah nomor kontak bisnis / telepon. Pelanggan bisa menelepon kita karena membaca dengan jelas di menu utama GMB saat ditemukan.

melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Cara pelanggan memastikan bisnis kita sesuai dengan kebutuhannya.

Jamak pula yang mencobanya melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.

[2] Menjawab Kebutuhan Pelanggan

Kebutuhan akan informasi seperti; alamat, jam buka, nomor telepon langsung terjawab saat warganet atau calon pelanggan mencarinya. Tentu saja ini akan memudahkan mereka sebelum benar-benar memutuskan sepakat dengan bisnis yang kita tawarkan.

Informasi lengkap di GMB Menjawab Kebutuhan Pelanggan

[3] Showcase atau Display Tersaji dengan Baik

Showcase atau Display  Produk Tersaji dengan Baik di Google My Business
Saat memposting produk sebagai sarana ruang pamer, Anda bisa melakukannya semudah ketika Anda memposting foto di Instagram.

Ketika bisnis yang kita jalankan menggunakan GMB dan berjalan dengan baik, tentunya ada banyak produk yang terdokumentasi. Di sini pemilik bisnis dituntut jeli saat hendak menampilkannya kembali sebagai cara menarik minat pelanggan.

Untuk keperluan memajang produk alias showcase atau display — dengan menggunakan GMB Anda bisa melakukannya dengan mudah. Caranya semudah ketika Anda hendak memposting sebuah foto di Instagram.

Ketika memposting di IG tentunya Anda memikirkan dan memastikan semuanya baik. Mulai dari foto hingga redaksi atau caption yang berhubungan dengan foto yang ditayangkan — Anda akan memastikannya sempurna.

Begitu pula saat memposting foto produk di GMB, bahkan jumlah kata yang harus dipersiapkan untuk menjelaskan sebuah foto produk, disarankan 300 kata sudah berikut kata kunci yang disiapkan. Apabila hal ini dilakukan dengan benar, sudah barang tentu showcase atau display akan tersaji dengan baik.

[4] Data Terlihat Informatif

Sebagai pemilik bisnis yang mencari bisnisnya sendiri di mesin pencarian, maka saat ditemukan akan membaca data. Dan data terlihat dengan informatif. Seperti gambar di bawah ini.

Data Google My Business Terlihat Informatif

GMB akan mengingatkan kita sebagai pengelola bisnis data-data tentang perkembangan banyak hal, termasuk keterikatan atau engagement. Misalnya perihal Tanya Jawab dan Jam Favorit. GMB akan menunjukkan jumlah pertanyaan dari pelanggan atau di jam berapa pelanggan paling suka menghubungi bisnis kita.

[5] Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Bagi Anda yang memasarkan bisnisnya baik itu produk atau pun jasa di Google My Business dan mulai ditemukan oleh pelanggan dengan mudah sudah selayaknya mengajak pelanggan tersebut untuk memberikan ulasan dan bintang (rating) di aplikasi GMB.

Ulasan dan Rating di Aplikasi GMB Memperkuat Branding
Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Karena salah satu kesempatan bagi penggun GMB untuk meningkatkan performanya adalah dengan ulasan dan rating dari pelanggan. Semakin banyak ulasan dan rating maka GMB akan semakin baik, tentunya akan memperkuat branding.

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Bagi Anda yang sudah mulai cakap menggunakan Google My Business, supaya semakin meningkatkan performanya. Dari pengalaman yang sudah saya uraikan di atas, kita bisa menarik kesimpulan dan menjadikannya sebagai cara untuk mencapai performa yang baik.

[1] Lengkapi Informasi yang diminta

Agar branding kita semakin baik penampilannya, maka kita perlu melengkapi informasi yang diminta oleh Google My Business. Dengan kita memberikan informasi yang lengkap maka Google akan merekomendasikan bisnis kita kepada semua pelanggan yang mencari dan membutuhkannya.

Google menyebutkan, “Hasil pencarian lokal yang baik adalah hasil yang relevan. Caranya, pengelola bisnis agar melengkapi informasi yang akurat. Sehingga mudah bagi Google untuk mencocokkan dengan kebutuhan pengguna dan menyuguhkannya.”

Di sinilah pengelola GMB ditantang agar dapat memberikan data lengkap berikut kreatifitas dalam hal menyiapkan kata kunci dan deskripsi yang berhubungan erat dengan bisnis yang tengah dijalankan.

Ada tiga faktor penting yang menentukan peringkat atau ranking dari GMB yang dikelola.

  • Relevansi. Seberapa relevan informasi bisnis kita dengan kebutuhan pelanggan yang mencarinya di mesin pencarian. Gunakan Google Trends untuk membantu Anda saat mencari relevansi antara kata kunci dan informasi yang tersaji.
  • Jarak. Google My Business ini bersifat Localize Business. Sehingga pengoptimalannya pun tergantung seberapa jauh jarak yang kita targetkan.
  • Unggul. Keunggulan yang dimaksud yaitu seberapa baik brand kita diketahui oleh pelanggan. Kiat agar menjadi GMB yang unggul yaitu dengan memperbaiki kedua faktor di atas (relevansi dan jarak).

[2] Tampil Lebih Menarik Perhatian dengan Foto

Untuk Anda yang sudah memperbaiki ketiga faktor penentu meningkatkan performa GMB yang dikelola, maka Anda pun dituntut melakukan cara lainnya.

Anda tidak boleh merasa puas dengan keberhasilan baiknya performa dari GMB yang dikelola sehingga mampu ‘mengalahkan’ bisnis serupa dengan yang Anda jalankan. Coba juga menampilkan foto, tapi harus diperhatikan sisi estetika sehingga foto yang terpajang memiliki daya tarik bagi pelanggan.

Pelajari bagaimana cara agar bisa tampil lebih menonjol dengan foto di Google My Business kita. Sebab foto yang menarik perhatian memperoleh 42% pelanggan untuk menggunakan google map mendatangi tempat bisnis kita. Dan 35% — setelah tertarik dengan foto-foto yang ditampilkan — pelanggan ingin mengetahui lebih banyak lagi informasi bisnis kita lewat website.

[3] Buat Jadwal Rutin Posting baik berita, pembaruan informasi serta penawaran spesial

Bagi Anda yang sudah memenuhi faktor-faktor penentu baiknya performa GMB kita agar melanjutkan dengan membuat jadwal rutin, mulai dari posting berita, pembaruan informasi walaupun hanya sekadar posting foto produk serta memberikan penawaran khusus, seperti sale 50%, Cuci Gudang atau promosi sejenisnya.

Dashboard GMB - di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product - saat memposting.
Dashboard GMB – di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Caranya, Anda login lalu masuk ke dashboard GMB, di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business, yang perlu Anda lakukan adalah mengelola pelanggan, seperti respon cepat ketika ada yang bertanya. Menjawab setiap ulasan yang masuk dengan bahasa yang santun atau untuk sekadar mengucapkan terima kasih.

Itu saja yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan sukses!

Kategori
CERITA BARU pendampingan

Peserta Diberikan Alasan Kenapa GMB sama dengan Media Sosial

Di tahun 2021 ini, kegiatan pelatihan bersama Balatkop yang melibatkan saya baru dimulai pada Rabu, persis hari ini saat tulisan ini saya buat.

Peserta pelatihan tadi rata-rata berbisnis UKM bidang makanan, minuman serta fesyen. Saya mengajar pukul 10.30 hingga 13.00 dipotong istirahat, sholat dan coffee break.

Di dalam kelas Pelatihan Kewirausahaan untuk UMKM Se Jawa Barat tadi (17/3) peserta diberikan alasan Kenapa GMB sama dengan Media Sosial.

Karena hari ini, Google My Business (GMB) memiliki fitur-fitur yang sama dengan yang biasa dilakukan oleh pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook atau Twitter.

Lebih dan kurang seperti itu penjelasan yang saya berikan kepada peserta kelas Pelatihan Kewirausahaan untuk UMKM Se Jawa Barat sejak pagi hingga siang tadi.

Kategori
bisnis CERITA BARU

Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo

Mesin HP Indigo adalah mesin cetak digital berbadan besar yang menawarkan fitur-fitur canggih terbaru, terutama tinta dan jenis media yang lebih luas. Artinya, kebutuhan orang-orang akan ukuran yang customize — akan diakomodir oleh mesin printer ini.

Dan hari ini — saya bersama dengan Soreangku Print on Demand menawarkan jasa cetak dengan teknologi mesin HP Indigo kepada setiap pelanggan. Kebetulan sekali, saat saya menulis artikel ini — saya baru saja memenuhi keinginan pelanggan yang membuat brosur lipat 3 atau istilahnya 3 folds leaflet.

Semalam (Sabtu, 13/3) saya berkoordinasi dengan pelanggan yaitu TK Seruni di bilangan Gading Tutuka 1. Tujuannya menyamakan konsep dan desain yang tertuang di brosurnya nanti.

Koordinasi dengan Pelanggan

Sebelum saya melanjutkan cerita Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo, saya akan coba berbagi cerita tentang pengalaman koordinasi dengan pelanggan.

Sabtu sore, ponsel pintar yang saya pakai tidak bisa online sebab unitnya berstatus Mode Aman.

Padahal lewat smartphone tersebutlah saya sudah harus berkoordinasi dengan pelanggan yang bermaksud mencetak leaflet atau brosur lipat tiga. Namun, komunikasi tertunda karena hp-nya tengah diperbaiki. Barulah selepas maghrib, saya bisa berkomunikasi dengan ibu Nia – namanya – selaku kepala sekolah TK Seruni Gading Tutuka Soreang, Kabupaten Bandung.

Dalam koordinasinya, kami saling bertukar pendapat tentang hasil akhir dari cetakannya nanti. Mulai dari besarnya foto yang ditampilkan, pewarnaan hingga poin-poin terpenting yang harus dituangkan di dalamnya. Cukup dua jam kami berdiskusi, hingga akhirnya bisa ada keputusan.

Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp
Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp

Setelah dinyatakan siap proses, dokumennya saat itu juga saya persiapkan untuk dikirim ke pra produksi, seperti menyiapkan tata letak untuk bisa dicetak bolak-balik dan bisa dilipat 3. Untuk kepentingan ini saja, saya harus menyiapkan mockup, supaya tim di produksi ada gambaran.

mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik
mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik

Koordinasi dengan Operator Mesin HP Indigo

Usai dengan pelanggan, selanjutnya saya berkoordinasi dengan operator mesin HP Indigo. Proses pra cetak dan cetak dilakukan oleh teman-teman yang menggawangi produksi semua pesanan dari pelanggan Soreangku Print on Demand.

Seru pakai banget koordinasinya! Karena antara saya dengan produksi cetak — lagi-lagi komunikasi hanya lewat chat messenger Whatsapp. Keseruannya antara lain:

[1] Proses Imposisi

Proses imposisi adalah pengaturan dan penempatan tata letak suatu desain produk untuk dipakai pada pembuatan pelat cetak (Scheder;1997). Tidak pada saat membuat pelat cetak saja, untuk mengatur cetak bolak balik pun operator mengatur posisi desain yang akan dicetak sedemikian rupa agar tepat antara muka satu dengan sebaliknya (muka 2).

Nah, tadi pagi pun (Minggu, 14/3) koordinasi yang pertama kali dilakukan adalah proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan.

proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan
proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan

[2] Cetak Selembar Bolak Balik

Langkah selanjutnya, mencoba cetak selembar bolak-balik. Berdasarkan pengalaman, yang biasa terjadi karena perubahan data dari Corel Draw ke PDF adalah ketidaksesuaian hasil cetak.

Sebagai contoh, saat dicetak selembar bolak balik siang tadi, ada perubahan di beberapa desain. Seperti outline yang hilang, teks yang bertumpuk atau teks yang bergeser ke luar sehingga menabrak outline.

Semua itu merupakan kesalahan cetak. Tadi pun ditemukan beberapa hal yang perlu dikoreksi …

Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3
Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3

[3] Mengubah File cdr Menjadi jpg

Setelah berkoordinasi, tim produksi mencoba memperbaiki beberapa hal yang salah. Setelah itu mengubah keseluruhan desain dari file cdr (corel draw) menjadi jpg (image) sebelum akhirnya di-imposisi berupa pdf.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Alhamdulillah … Setelah mengubah file cdr menjadi jpg tidak lagi kami temukan yang menjadikan salah cetak. Akhirnya, kami mengubah file tersebut dalam format pdf lalu dikirim ke mesin printer HP Indigo dan meneruskan proses cetak leaflet atau brosur lipat 3 sesuai keinginan pelanggan.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres
Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Itulah sepenggal pengalaman yang bagi saya seru aja sih … Hari Minggu diisi dengan melayani kebutuhan cetak pelanggan? Ya, kenapa nggak 🙂

Kategori
CERITA BARU pendampingan

Kembali Mengisi Kelas Bersama Balatkop Jawa Barat

Maret lebih tepatnya Rabu, 17 2021 — saya diundang kembali mengisi kelas bersama Balatkop Jawa Barat. Sebelumnya, Kabupaten Karawang yang menjadi kota pertama yang saya datangi dan mengisi kelas Optimalisasi Digital Marketing (sudah saya tulis artikelnya: Bimbingan Teknis “Milenial Maju dan Sukses Bersama Korporasi Petani Demfarm Karawang”). Adapun yang di Bandung, tanggal 17 Maret besok menjadi hal yang pertama bagi saya di 2021.

Walaupun baru akan berlangsung pada kamis depan, undangan permohonan narasumbernya sudah sejak beberapa hari yang lalu saya terima. Dalam undangannya disebutkan bahwa dalam rangka menindaklanjuti surat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat mengenai pelaksanaan Pelatihan DAK Non Fisik Sub Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PK2UKM) tahun anggaran 2021.

Serta berdasarkan usulan dari Dinas yang membidangi KUMKM Kabupaten/kota se-Jawa Barat maka Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat pada UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan pelatihan Kewirausahaan sebanyak dua angkatan yang masing-masing kelas berjumlah 25 (dua puluh lima) orang.

Menyoal narasumber yang akan mengajar kelas Kewirausahaan nanti, panitia sudah mengundang 11 (sebelas) orang, antara lain:

  1. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP, M.Si (Akademisi)
  2. Dr. Meriza Hendri, S.IP, M.Si (Akademisi)
  3. Cita Mustika, S.S, M. Hum (Akademisi)
  4. Drs. M. Ridwan (Praktisi)
  5. Ir. Apsoro (Praktisi)
  6. M. Azmi (Praktisi)
  7. Ade Truna (Praktisi)
  8. Muhammad Muharam (Praktisi)
  9. M. Firsan (Praktisi)
  10. Riezka Rahmatiana (Praktisi)
  11. Erwin Yazi (Praktisi)

Kembali Mengisi Kelas Bersama Balatkop Jawa Barat

Ilustrasi Mengisi Pelatihan Kewirausahaan Bersama Balatkop Jawa Barat

Seperti itulah sedikit informasi yang ingin saya share tentang kembali mengisi kelas bersama Balatkop Jawa Barat di 2021. Semoga di dalam pelaksanaannya, saya bisa berbagi pengalaman yang sudah saya lakukan selama ini bersama Soreangku Print on Demand (SoreangkuPoD) – unit bisnis online bidang jasa pelayanan cetak spanduk. Namun seiring berjalannya waktu, hari ini SoreangkuPoD pun melayani jasa cetak lainnya, seperti; kartunama, undangan, hangtag, nota faktur dan jenis-jenis cetakan lainnya.

Kategori
CERITA BARU pengalaman

Alasan Kita Perlu Pasang Site Kit by Google di WordPress

Tanda-tanda betapa WordPress begitu akrab dengan Google saya ‘ngeh’ saat mengikuti seminar Google di Jogyakarta beberapa bulan sebelum pandemi. Waktu itu (Senin, 25/11/2019), bertempat di Sheraton Mustika Yogyakarta Resort and Spa bersama dengan blogger-blogger dari berbagai kota termasuk tuan rumah mengikuti Google for Publisher.

Dari seminar ini, peserta diberikan paparan banyak hal yang intinya hubungan mesra antara Google dengan WordPress, serius! Beberapa poin yang saya ingat waktu itu, antara lain:

  1. Kita diajak untuk memanfaatkan plugin AMP guna keberlangsungan website atau blog yang kita kelola tetap baik. Apalagi website atau blog yang dikelola tersebut di-monetize. Di mana? Di mana lagi kalau bukan di platform WordPress, karena kita semua tahu, blogspot atau blogger tidak perlu menggunakan plugin saat dipakai nge-blog.
  2. Waktu itu peserta diperkenalkan dengan sebuah alat untuk bahan analisa web atau blog yang bernama Google Site Kit untuk dipasang di WordPress berupa plugin.

Dari dua poin tersebut di atas sudah cukup bagi saya untuk menyimpulkan kalau kini Google bersahabat baik dengan WordPress. Lalu, kenapa? Ya, gakapa-apa … Hanya sebatas cukup tahu aja sih. Sekarang pun, saya sudah memakai plugin-nya di blog wordpress yang saya pakai ini.

Google sendiri lewat portal resmi Site Kit by Google mengajak dan memberikan Alasan Kita Perlu Pasang Site Kit by Google di WordPress. Dalam sosialisasinya, disebutkan plugin Site Kit memudahkan penggunanya saat mengatur dan membangun website atau blog. Saat terpasang, site kite akan menginformasikan data sebagai bahan analisa demi kemajuan website atau blog yang dikelola sehingga bisa berhasil setidaknya mudah ditemukan oleh pembaca.

Contohnya, lalu lintas pengunjung yang menemukan blog atau website yang kita kelola lalu mereka bisa betah di tempat kita (baca: blog) Site Kit membagi menjadi 3 kategori;

  1. Organic,
  2. Direct,
  3. Referral.

Ketiganya akan disuguhkan datanya berupa infografik dengan cara penjelasan yang singkat tetapi padat. Selain itu, Site Kit by Google ini pun akan menginformasikan kepada penggunanya data mengenai informasi tentang ada berapa banyak pengunjung yang sudah berhasil menemukan web atau blog kita; berupa jumlah impresi, jumlah pengunjung yang klik di mesin pencarian, ada berapa jumlah pengunjung unik yang menemukan lewat mesin pencarian serta jumlah goal yang tercapai (baca: goals).

Site Kit by Google Adalah Ringkasan Produk yang Menjanjikan

Saya berani katakan demikian. Karena sepengalaman saya menggunakan produk-produknya Google itu biasanya sendiri-sendiri dan kini sudah tidak seribet atau seperti itu lagi. Baik itu Google:

  • Search Console
  • Google Analytics
  • PageSpeed Insight
  • Adsense

Keempat produk populer Google yang biasa dipakai oleh pengelola blog ini dipadukan menjadi satu dalam plugin Site Kit by Google.

Site Kit by Google Adalah Ringkasan Produk yang Menjanjikan

Tadi pun (Minggu, 3 Januari 2021) saya sudah mencoba memasangnya dan terbilang cepat, langkah pertama kita diajak untuk verifikasi kepemilikan website atau blog yang dipasangi plugin ini. Lalu, kita mengijinkan website atau blog kita dapat akses masuk ke dalam data akun Google yang kita punya dan pakai selama ini. Langkah terakhir, kita diajak untuk menyiapkan produk Google Search Console.

Setelah kita memenuhi ketiga uraian tersebut di atas, ada yang menarik dan cukup menggembirakan, kita ditawari untuk menggunakan Google Adsense yang instant. Artinya dalam hitungan jam, akun Google Adsense itu approved (disetujui) tanpa harus memasang script terlebih dahulu guna menentukan layak atau tidak blog tersebut mendapatkan akun Adsense.

Itu saja ya … Apabila Anda belum jelas, sila baca dan ikuti cara menggunakan plugin Site Kit by Google di halaman resmi mereka sekarang juga — di sini.

Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Poster RUMAH BUMN Adetruna
Poster RUMAH BUMN Adetruna

Pagi menjelang siang hari ini (Kamis, 17 Desember 2020) saya akan Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung. Seperti kita ketahui bersama bahwa Rumah BUMN BRI Bandung memiliki banyak sekali anggota dari kalangan pelaku UKM Bandung yang konsisten dibina sampai sekarang.

Alhamdulillah … Saya hari ini masih diberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan Rumah BUMN BRI Bandung. Saya diundang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pemanfaatan Google My Business (selanjutnya saya akan singkat menjadi GMB).

5 Poin Utama dari Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Pada pelaksanaannya beberapa jam lagi nanti webinar dengan tema Raih Pelanggan Baru Setiap Hari dengan Google Bisnisku, membahas poin-poin utama dari GMB, seperti:

• Mengetahui Cara Kerja Google Bisnisku
• Memahami Manfaat Menggunakan Google Bisnisku
• Cara Membuat Profil Bisnis di Google Bisnisku
• Memahami Berbagai Fitur pada Google
• Meningkatkan Performa Profil Bisnis di Google

4 Tujuan Utama dari Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Dengan poin-poin tersebut, kami berharap peserta mampu:
• Memahami apa itu Google Bisnisku dan bagaimana cara kerja Google Bisnisku.
• Memahami cara pembuatan profil bisnis di Google Bisnisku.
• Menguasai pengelolaan dan pemanfaatan fitur-fitur Google Bisnisku.
• Menguasai strategi meningkatkan visibilitas dan performa profil bisnis.

Mudah-mudahan sinyal bagus sehingga saya bisa menyampaikan dengan baik semua uraian Raih Pelanggan Baru Setiap Hari dengan Google Bisnisku. Nah, sedikit menyinggung latar belakang diadakannya Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung ini, kemarin kami sempat berdiskusi daring secara singkat.

Ada 3.231 Pelaku UKM sebagai Anggota dari Rumah BUMN Bandung

Pembaca perlu mengetahui, Rumah BUMN Bandung adalah program inisiasi dari Kementerian BUMN sejak tahun 2016 bagi pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu program permberdayaan UMKM dari Rumah BUMN adalah pelatihan dan pendampingan usaha. Saat ini, Rumah BUMN Bandung memiliki 3.231 anggota UMKM yang terdiri dari berbagai bidang usaha yaitu kuliner, fashion, craft, jasa dan lainnya.

Pada masa pandemic ini, UMKM merupakan salah satu bidang yang terdampak oleh pandemic Covid-19. Adaptasi kebiasaan baru menjadi pendorong perubahan yang sangat cepat dalam perilaku kehidupan masyarakat sehari-hari. Perubahan mendasar terhadap cara-cara bertransaksi untuk pembelian serta penjualan barang-barang konsumsi dan produksi sangat berubah dipicu oleh adanya pembatasan Physical / Social Distancing.

Baru 9% Saja dari 59,2 Juta Pelaku UKM yang Memanfaatkan Platform Online

Pemanfaatan platform online untuk pemasaran produk dinilai memiliki efek yang sangat baik terhadap sektor UMKM. Melalui platform online pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk lebih produktif bertransaksi dan meningkatkan daya saing bisnisnya ke ranah global.

Sayangnya saat ini dari total 59,2 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia baru sembilan persennya saja yang sudah memanfaatkan platform online. Padahal ada beberapa alasan positif mengapa UMKM harus memberanikan diri memasarkan produknya melalui platform online.

Untuk itu diperlukan strategi dan inovasi baru dalam hal membangun bisnis umkm terutama dalam hal pemanfaatan tools seperti Google My Business sehingga dapat beradaptasi dan tumbuh dalam kondisi saat ini. Bismillah semoga niat baik kami ini bisa memberikan penguatan bagi pelaku UKM yang tetap semangat bertumbuh dan sukses.

Kategori
CERITA BARU sumedang

Isi Kelas Kegiatan Pemberdayaan UMKM Kabupaten Sumedang

Berangkat dari Soreang pukul setengah lima pagi tadi (Selasa, 8/12) akhirnya bisa sampai juga di tempat Kegiatan Pemberdayaan UMKM dalam rangka Pelatihan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pelaku Usaha (Digital Marketing). Kalau teman saya yang juga mengisi Kelas Kegiatan Pemberdayaan UMKM Kabupaten Sumedang ini mengatakan, “Alhamdulillah … Di penghujung akhir tahun masih tetap bisa berbagi dengan para UMKM Sumedang.”

Berhadapan dengan sekira 50 orang pelaku UKM Kabupaten Sumedang yang terdiri dari pengusaha makanan, termasuk herbal dan kue basah, craft hingga media tanam membuat saya terhibur. Pasalnya, semenjak pandemi — inilah perjalanan ke luar kota pertama dengan tujuan isi pelatihan. Jujur saja, kondisi covid-19 menahan kita untuk berkegiatan keluar rumah jauh-jauh. Bahkan kita ketat dianjurkan untuk work from home atau tagar di rumah aja.

saya yang akan banyak belajar kepada peserta

Bersama dengan Sapapreneur Indonesia, saya berkesempatan berbagi pengalaman dengan pelaku UMKM yang dibina oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang. Seperti biasa, saya selalu mengajak peserta agar rileks saja karena saya akan berbagi pengalaman saja dan tidak menutup kemungkinan bahkan saya yang akan banyak belajar kepada peserta.

Suasana Kelas Kegiatan Pemberdayaan UMKM Kabupaten Sumedang beberapa saat sebelum dimulai.
Suasana Kelas Kegiatan Pemberdayaan UMKM Kabupaten Sumedang beberapa saat sebelum dimulai.

praktek membuat website sebagai alat pemasaran

Dari pagi hingga siang peserta disuguhi paparan tentang dasar kenapa kita harus memanfaatkan pemasaran digital. Sebagai contoh, saya menegaskan kalau hari ini segmentasi pasarnya sudah jelas; ada kalangan anak muda, perempuan dan warganet tinggal bagaimana kita berkreasi dengan ketiga kalangan tersebut. Lalu pada siang harinya hingga menjelang sore, peserta diajak untuk praktek membuat website sebagai alat pemasaran terkait dengan produk atau jasa yang dikelola oleh masing-masing peserta.

Kategori
kuliner

Sensasi Ngemil Keripik Rajungan Baby Crab Bondet

Dari literatur yang terdapat di daring menyebutkan, “Rajungan bisa berenang dan hidup di laut yang termasuk ke dalam kelompok kepiting.” Penyuka seafood tentu sudah tidak asing lagi dengan rajungan ketika sedang wisata kuliner. Dan menyoal kuliner atau makanan, rajungan pun sudah lazim diolah menjadi makanan ringan atau cemilan berupa keripik.

Salah satu keripik rajungan yang sudah saya coba cicipi adalah Keripik Rajungan “Baby Crab Bondet” yang diproduksi oleh Altisa Mulya. Ceritanya pada Senin siang (16/11) saya hendak makan dan sudah menjadi keharusan selalu ada kerupuk, terserah mau putih, merah, rambak, udang pokoknya apapun jenisnya yang penting kerupuk ada setiap saya sedang makan.

Seperti yang sudah saya posting di Instagram persis sesaat usai makan siang.

Boleh tanya istri saya @risya_detruna .. kalau saya itu jurig.. ya jurig kurupuk 😊. Selalu merasa kurang lengkap kalau makan tanpa kerupuk. Saat makan saya cari mana kerupuknya? Sempet cari dulu ke warung dan alhasil nihil.

“Belum dateng, kang krupuknya,” begitu kabarnya. Jadi ya sayang banget, makan siang tadi harus rela tanpa kerupuk. Namun saya ingat, “Kita kan punya #babycrab #bondet.. itu lho keripik rajungan cemilan khas Cirebon?!

Produk ini milik @altisamulya cemilan pengganti kerupuk saat makan berat. Apalagi kalau nasinya hangat. Benar aja, tadi pun istri saya agak-agak sarkas, “pap, laper?” Karena melihat saya begitu lahap dan nambah porsi .. Makan ditemani Baby Crab Bondet (bondet itu nama daerah di #cirebon ).

Kalau saya perhatikan kemasannya .. Komposisi dari keripik rajungan Baby Crab Bondet ini antara lain: rajungan kroyo, tepung, minyak, garam dan bumbu rasa.

Anda penasaran? kontak aja Altisa Mulya sekarang juga ! 💯😊👍#makan #lunchtime #food #snack #cemilan #crispy #crunchy #bloggerstyle #bloggersoreang #foodblogger

Cemilan Baby Crab Bondet ini saya temukan ketika dibawa oleh peserta pelatihan kewirausahaan pada saat saya mengisi kelas di Balatkop Provinsi Jawa Barat beberapa waktu yang belum lama ini lewat. Jadi kalau ditanya bagaimana Sensasi Ngemil Keripik Rajungan Baby Crab Bondet? Sangat enak, renyah, pengganti kerupuk yang baik.

Keripik Rajungan Baby Crab Bondet
Keripik Rajungan Baby Crab Bondet

Dan yang paling penting dari sisi higienisnya. Keripik Rajungan Baby Crab Bondet adalah makanan dari daging rajungan pilihan, citarasanya renyah, ada gurihnya dan nagih banget! Cocok untuk dijadikan pengganti kerupuk dengan nasi hangat atau sebagai pelengkap menu makan.

Kategori
CERITA LAMA

Swafoto Bareng Kawan Semasa SMA

Bicara Sekolah Menengah Atas (SMA) saya adalah anak sekolah angkatan di mana suasana kota Bandung serta tren yang tengah berkembang gambarannya seperti yang dipertontonkan oleh Ayah Pidi Baiq dalam film Dilan. Betul sekali, 90-an menjadi masa-masa yang tidak bisa terlupakan begitu saja. Di Buahbatu masih ada Trina, di Banda masih ada toko Q-ta, di Merdeka masih ada New Panti Karya bahkan di Margahayu Raya sebagai perumahan elite pada masanya masih ada Sarinah.

Belum lagi kalau bicara musik yang hits di era 90-an, ada jamak yang menjadi ‘soundtrack’ musik ketika menjalani kehidupan saat itu. Saya masih ingat bagaimana dulu dengan berbekal uang sekitar seribu lima ratus perak memilih kaset yang kita mau, cukup di Sarinah Margahayu Raya saja tidak usah ke Dago yang notabene ada Aquarius – pusat kaset dan Compact Disc termashyur di kota Bandung.

Yang membekas dalam ingatan tidak saja era 90-an namun termasuk kenangan di medio 80-an … Pernah suatu hari saya tengah memilih kaset apa yang ingin dibeli. Antara Waktu itu sedang menimang-nimang pilih Hits Collectionnya Duran Duran atau Wham! kalau tidak salah. Dan Sarinah kala itu tengah memutar lagu baru duet antara Michael Jackson dengan Mick Jagger lewat lagu “State of Shock”, hingga akhirnya tahu, ternyata The Jackson 5 — tidak hanya Jacko dan Jagger yang menyanyikannya.

Itulah sedikit cerita lama yang baru saja saya ingat, sebuah kilas balik. Dan Swafoto Bareng Kawan Semasa SMA berikut inilah yang menjadi pemicu saya flashback ke masa muda.

Adetruna dan Yus Rochmansyah -- Teman SMAN 22 Bandung
Saya dan Yus Rochmansyah

Dia anak Fisika sedangkan saya anak IPS. Namun yang menghubungkan kita berdua adalah bermusik, saya vokalis,Iyus (panggilan akrabnya) main bass, drummer ada dua; Dede (teman sekelas saya dari kelas 2 hingga 3) satu lagi Iweng (hingga sekarang jadi drummer profesional) pemain gitarnya, Muchamad Ahadiyat atau sejak lama dipanggil Diat (sekarang masih bersama Yovie Nuno).

Kehidupan seorang Iyus hari ini disibukkan dengan menjadi pebisnis kuliner lebih tepatnya pastry khususnya pisang bolen dan cheese roll dan lain-lain seputar makanan kue dan roti. Kita berdua masih berkomunikasi dengan mudah. Dengan adanya alat komunikasi seperti Whatsapp dan Facebook membantu saya bisa terhubung dengan teman lama termasuk dengan kawan semasa SMA.

Demikian saja sedikit cerita di balik Swafoto Bareng Kawan Semasa SMA. Bagaimana dengan Anda? Adakah yang diingat masa-masa 90-an atau 80-an? Mangga komentar aja …