Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro

Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro

Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro ~ Alhamdulillah bisa family time secara lengkap; istri dan kedua orang anak perempuan kami.

Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro — Usai melaksanakan itikaf malam ke-27, di Masjid dekat rumah ibu mertua di Soreang, saya bersama dengan istri bertolak pulang ke rumah menggunakan motor. Jam menunjukkan pukul 2:26 dini hari (Jumat, 29/4), di luar dingin menyelimuti badan yang padahal kami berdua berpakaian sudah cukup tebal untuk ditembus oleh udara.

Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro

Namun sekarang badan sudah kembali terasa hangat, karena di depan saya sudah ada satu tumbler berisi air yang lumayan bisa menghangatkan badan. Dan memang suhu di dalam ruangan pun terasa bikin gerah kalau sorban serta jaket yang selama perjalanan saya kenakan tidak segera saya tanggalkan.

Ramadhan tinggal hitungan hari, sekarang hari Jumat, ya … Kita tunggu saja pengumuman dari pemerintah, apakah Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri sesuai dengan kalender, yaitu Senin, 2 Mei 2022? Kita tunggu hasil sidang isbat-nya saja.

Terlepas dari semua hal tersebut, pada kesempatan kali ini saya hendak berbagi pengalaman tentang Buka Bersama Keluarga di Arunika Bistro beberapa waktu yang lalu.

Apa itu Arunika Bistro?

Arunika Bistro adalah sebuah restoran yang berlokasi di bilangan Pasirkoja tidak jauh dari Toko Perhiasan Emas ABC, Bandung. Restoran yang terbilang cukup cozy ini telah menjadi pilihan Salmanita putri sulung kami. Ceritanya, waktu itu Sabtu, 16 April 2022 – sudah waktunya mengirim pesanan 320 toples bumbu rujak Ciherang ke Padma Hotel di Ciumbuleuit, Bandung.

Ini adalah kali ke-2 bagi kami menerima pesanan dari pelanggan yang sama, Padma Hotel Bandung. Waktu itu sudah saya ceritakan juga, silakan barangkali berminat membacanya.

Ini tulisan tentang pesanan Bumbu Rudjak Ciherang pertama dari Padma Hotel

Biar sekalian ke luar rumah, istriku, Risya langsung pasang jurus aji mumpung. Kemudian dia mengatur rencana, menyiapkan kendaraan dan bareng Salma mereka berkoordinasi via Whatsapp (Salma tinggal bersama neneknya di Bojong, Soreang) menunjuk salah satu resto yang bisa kami jadikan tempat kuliner. Pilihan tempatnya, kami sepakat di Arunika Bistro.

Antar Pesanan Bumbu Rudjak Ciherang ke Padma Hotel

Waktu itu hari Sabtu, 16 April 2022, masih dalam suasana bulan Ramadhan – kita persiapkan dus-dus coklat berisi toples bumbu rujak Ciherang. Lalu, dus tersebut kami susun serapi mungkin di kursi belakang serta bagasi paling belakang kendaraan. Semuanya berjumlah 27 dus (karton).

Kita pun berangkat dari Soreang sekitar pukul 13-an, masuk di Tol Soroja dan keluar di Tol Pasteur. Tidak ada kemacetan kecuali di gerbang keluar Tol Pasteur. Kendaraan antri hingga mengular sampai lampu merah jalan Surya Sumantri.

Setelah merayap-rayap akhirnya kami bisa terbebas dari kemacetan namun harus menghadapi padat merayap kembali di lampu merah Pasirkaliki. Sekitar 25 menit, lumayan ngabuburit, kendaraan kami pun terbebas lagi dari kemacetan. Saya belokkan kendaraan ke kiri arah PVJ, dan langsung putar balik di jalan Setiabudi menuju Ciumbuleuit.

Alhamdulillah … Kami pun sampai di Padma Hotel dan serah terima pesanan di Lobby. Saya, istri termasuk Nadya – adiknya Salma turun tangan mengeluarkan 27 karton Bumbu Rudjak Ciherang. Dari pihak Padma, ada pak Rahmat bagian purchasing dan dua orang perempuan penerima tamu serta dua orang petugas laki-laki juga turut serta membantu penyerahan pesanan bumbu legendaris ini.

Antar Bumbu Rujak Legendaris 320 toples ke Padma Hotel Bandung
Antar Bumbu Rujak Legendaris 320 toples ke Padma Hotel Bandung

Setelah benar-benar diperiksa terutama jumlah pesanan, kami pun pamit dari Padma Hotel. Kami melanjutkan perjalanan sesuai rencana, kita langsung menuju arah Pasirkoja dan saya arahkan kendaraan ke jalan Cihampelas.

“Nih, tempat kuliah si Papa, anak-anak,” seru istri saya seketika kendaraan lewat di STBA Yapari ABA Bandung. Anak-anak hanya “meng-O-aja yakan” waktu itu.

Kembali kami menghadapi kemacetan di sepanjang lorong Teras Cihampelas hingga lampu merah perempatan pertama. Sempat mengisi bensin di SPBU Wastukancana, kemudian saya arahkan kendaraan ke jalan Cicendo menuju Pasirkaliki lalu ke arah RS Sentosa dan memangkas rute dengan berbelok ke jalan belakang pasar Baru lalu keluar di jalan Sudirman. Di lampu merah pertama, saya belok kiri ke jalan Astanaanyar dan tidak lama kemudian kami pun sampai di tujuan.

Buka Puasa di Arunika Bistro Pasirkoja

Jalanan Pasirkoja begitu padat oleh kendaraan di kedua arah, terbukti saya cukup kesulitan memarkirkan kendaraan. Tapi dengan bantuan petugas Arunika Bistro saya bisa merapikan posisi mobil untuk parkir. Kami pun berempat masuk ke dalam restoran.

Kepada petugas, Salma mencoba mengkonfirmasi dirinya telah memesan tempat. Lalu, petugas memandu kami ke tempat yang sudah kita pesan. Waktu menunjukkan pukul 16. 32, masih terbilang lama untuk saat berbuka puasa. Kami coba bergantian melaksanakan sholat ashar di mushola yang tersedia di Arunika Bistro. Selebihnya leyeh-leyeh dan berfoto hingga waktu berbuka tiba.

Menu-Menu yang Kami Pesan

Menu-menu yang telah kami pesan di Arunika Bistro Pasirkoja Bandung.
Menu-menu yang telah kami pesan di Arunika Bistro Pasirkoja Bandung.

Makanan dan minuman yang telah kami pesan di Arunika Bistro Pasirkoja Bandung.

  • Say 3 Cheese Pizza
  • Bada Bing 0.2
  • Smoked Carbonara
  • Flying Fish
  • Belgian Mistoc
  • Lychee Mojito
  • Iced Lychee Tea
  • Sunset Arunika

Long story short, waktu berbuka puasa hampir tiba – makanan yang telah dipesan pun satu per satu datang. Mulai dari minuman pembuka yang diberikan secara cuma-cuma sampai minuman dan makanan yang memang sudah kami pesan sejak siang.

Menu pesanan pun satu per satu datang
Menu pesanan pun satu per satu datang

Resto ini cukup nyaman bagi kami saat Buka Bersama Keluarga di Arunika Bistro. Untuk makanan saya pribadi sih tidak terlalu excited, ya … Khususnya Lychee Mojito dan Pizza yang memang pesanan pilihan saya. Namun secara keseluruhan, kami senang bisa mencoba hadir di Arunika Bistro saat itu.

Buka Puasa Bareng Keluarga di Arunika Bistro

Swafoto dari kiri ke kanan: Risya, Adetruna, Salmanita dan Nadya
dari kiri ke kanan: Risya, Adetruna, Salmanita dan Nadya

Itu saja sedikit cerita pengalaman yang bisa saya share pada kesempatan kali ini. Sekadar kisah biasa, terima kasih bagi Anda yang sudah menyempatkan untuk membaca.

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *