Kategori
bisnis CERITA BARU

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Sebelum dilanjutkan artikel tentang Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business (GMB), saya akan coba sharing mengenai perkembangan Soreangku Print on Demand setelah selama ini menggunakan GMB.

Ada banyak hal menarik untuk dijadikan bahan analisa dari perkembangan bisnis yang dijalankan setelah memanfaatkan alat pemasaran Google My Business. Apa sajakah hal menarik tersebut?

Ini dia …

[1] Nama Bisnis Terpampang dengan Jelas

Di setiap kesempatan mengajar, khususnya tentang pengetahuan Google My Business — saya senantiasa menegaskan bahwa setidaknya bisnis kita diketahui oleh banyak lagi pihak luar. Tentu saja bila relevan kebutuhannya, maka bisnis kita yang akan disuguhkan oleh mesin pencarian.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik penamaan bisnis kita saat memulai menggunakan GMB. Sebagai contoh, penamaan yang sudah saya terapkan pada bisnis layanan jasa cetak spanduk yang saya sudah lakukan di bawah. Dan upaya yang saya lakukan ini terbilang berhasil dengan baik.

Google My Business Soreangku Print on Demand
Google My Business Soreangku Print on Demand

Lihat gambar di atas, Soreangku Print on Demand sebagai nama bisnisnya. Sedangkan Layanan Cetak Spanduk Bandung sebagai penjelasannya sehingga pembacanya mendapatkan informasi yang lengkap; Brand dan penawaran bisnisnya.

Dari gambar di atas pula, pembaca bisa lihat — Tidak saja nama bisnis, komponen lain yang takkalah penting diperlihatkan oleh GMB, seperti: website bisnis, rute, informasi bisa disimpan dan nomor telepon untuk dihubungi serta jumlah ulasan dan rating.

Website

Bagi sebagian pelaku UKM, memiliki website sudah menjadi hal yang lumrah. Walaupun begitu, tetap saja sebagian pihak merasa perlu berpikir matang-matang terkait dengan alokasi biaya yang harus dikeluarkan, setidaknya untuk membeli domain dan hosting.

Mengingat akan hal tersebut, GMB memiliki fitur terbaru yaitu website yang menjadi satu kesatuan saat kita memakainya. Google memberikan website ini secara gratis. Penggunanya tidak perlu memikirkan url atau lokasi nama domain. Pun dengan hosting, pengguna GMB tidak perlu sewa. contohnya; https://soreangku-print-on-demand-layanan.business.site/

Kok panjang? Iya benar, gak apa-apa panjang, kan gratis …

Rute

Rute atau petunjuk arah berdasarkan Google Map terkait dengan keberadaan bisnis kita pun diperlukan oleh pelanggan. Tidak jarang dari calon pelanggan tanpa konfirmasi terlebih dahulu akan datang ke tempat kita berdasarkan rute yang tersedia.

Ada jamak kejadian pelanggan kesulitan menemukan lokasi bisnis kita disebabkan kita tidak sesuai menentukan lokasi di Peta Google. Oleh karena itu, pengguna GMB supaya bijak dalam menentukan tempat bisnis yang sudah didaftarkan.

Menyimpan Informasi

Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis GMB yang ditemukannya.
Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis yang ditemukannya.

Saat pelanggan menemukan bisnis yang dibutuhkannya, tidak sedikit yang menundanya terlebih dahulu karena belum memungkinkan untuk menghubungi bisnis yang dicarinya. Maka, pelanggan bisa menyimpan datanya dan akan kembali dibuka bila sudah memungkinkan.

Nomor Kontak Bisnis / Telepon

Inti dari semua hal penting Google My Business adalah nomor kontak bisnis / telepon. Pelanggan bisa menelepon kita karena membaca dengan jelas di menu utama GMB saat ditemukan.

melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Cara pelanggan memastikan bisnis kita sesuai dengan kebutuhannya.

Jamak pula yang mencobanya melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.

[2] Menjawab Kebutuhan Pelanggan

Kebutuhan akan informasi seperti; alamat, jam buka, nomor telepon langsung terjawab saat warganet atau calon pelanggan mencarinya. Tentu saja ini akan memudahkan mereka sebelum benar-benar memutuskan sepakat dengan bisnis yang kita tawarkan.

Informasi lengkap di GMB Menjawab Kebutuhan Pelanggan

[3] Showcase atau Display Tersaji dengan Baik

Showcase atau Display  Produk Tersaji dengan Baik di Google My Business
Saat memposting produk sebagai sarana ruang pamer, Anda bisa melakukannya semudah ketika Anda memposting foto di Instagram.

Ketika bisnis yang kita jalankan menggunakan GMB dan berjalan dengan baik, tentunya ada banyak produk yang terdokumentasi. Di sini pemilik bisnis dituntut jeli saat hendak menampilkannya kembali sebagai cara menarik minat pelanggan.

Untuk keperluan memajang produk alias showcase atau display — dengan menggunakan GMB Anda bisa melakukannya dengan mudah. Caranya semudah ketika Anda hendak memposting sebuah foto di Instagram.

Ketika memposting di IG tentunya Anda memikirkan dan memastikan semuanya baik. Mulai dari foto hingga redaksi atau caption yang berhubungan dengan foto yang ditayangkan — Anda akan memastikannya sempurna.

Begitu pula saat memposting foto produk di GMB, bahkan jumlah kata yang harus dipersiapkan untuk menjelaskan sebuah foto produk, disarankan 300 kata sudah berikut kata kunci yang disiapkan. Apabila hal ini dilakukan dengan benar, sudah barang tentu showcase atau display akan tersaji dengan baik.

[4] Data Terlihat Informatif

Sebagai pemilik bisnis yang mencari bisnisnya sendiri di mesin pencarian, maka saat ditemukan akan membaca data. Dan data terlihat dengan informatif. Seperti gambar di bawah ini.

Data Google My Business Terlihat Informatif

GMB akan mengingatkan kita sebagai pengelola bisnis data-data tentang perkembangan banyak hal, termasuk keterikatan atau engagement. Misalnya perihal Tanya Jawab dan Jam Favorit. GMB akan menunjukkan jumlah pertanyaan dari pelanggan atau di jam berapa pelanggan paling suka menghubungi bisnis kita.

[5] Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Bagi Anda yang memasarkan bisnisnya baik itu produk atau pun jasa di Google My Business dan mulai ditemukan oleh pelanggan dengan mudah sudah selayaknya mengajak pelanggan tersebut untuk memberikan ulasan dan bintang (rating) di aplikasi GMB.

Ulasan dan Rating di Aplikasi GMB Memperkuat Branding
Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Karena salah satu kesempatan bagi penggun GMB untuk meningkatkan performanya adalah dengan ulasan dan rating dari pelanggan. Semakin banyak ulasan dan rating maka GMB akan semakin baik, tentunya akan memperkuat branding.

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Bagi Anda yang sudah mulai cakap menggunakan Google My Business, supaya semakin meningkatkan performanya. Dari pengalaman yang sudah saya uraikan di atas, kita bisa menarik kesimpulan dan menjadikannya sebagai cara untuk mencapai performa yang baik.

[1] Lengkapi Informasi yang diminta

Agar branding kita semakin baik penampilannya, maka kita perlu melengkapi informasi yang diminta oleh Google My Business. Dengan kita memberikan informasi yang lengkap maka Google akan merekomendasikan bisnis kita kepada semua pelanggan yang mencari dan membutuhkannya.

Google menyebutkan, “Hasil pencarian lokal yang baik adalah hasil yang relevan. Caranya, pengelola bisnis agar melengkapi informasi yang akurat. Sehingga mudah bagi Google untuk mencocokkan dengan kebutuhan pengguna dan menyuguhkannya.”

Di sinilah pengelola GMB ditantang agar dapat memberikan data lengkap berikut kreatifitas dalam hal menyiapkan kata kunci dan deskripsi yang berhubungan erat dengan bisnis yang tengah dijalankan.

Ada tiga faktor penting yang menentukan peringkat atau ranking dari GMB yang dikelola.

  • Relevansi. Seberapa relevan informasi bisnis kita dengan kebutuhan pelanggan yang mencarinya di mesin pencarian. Gunakan Google Trends untuk membantu Anda saat mencari relevansi antara kata kunci dan informasi yang tersaji.
  • Jarak. Google My Business ini bersifat Localize Business. Sehingga pengoptimalannya pun tergantung seberapa jauh jarak yang kita targetkan.
  • Unggul. Keunggulan yang dimaksud yaitu seberapa baik brand kita diketahui oleh pelanggan. Kiat agar menjadi GMB yang unggul yaitu dengan memperbaiki kedua faktor di atas (relevansi dan jarak).

[2] Tampil Lebih Menarik Perhatian dengan Foto

Untuk Anda yang sudah memperbaiki ketiga faktor penentu meningkatkan performa GMB yang dikelola, maka Anda pun dituntut melakukan cara lainnya.

Anda tidak boleh merasa puas dengan keberhasilan baiknya performa dari GMB yang dikelola sehingga mampu ‘mengalahkan’ bisnis serupa dengan yang Anda jalankan. Coba juga menampilkan foto, tapi harus diperhatikan sisi estetika sehingga foto yang terpajang memiliki daya tarik bagi pelanggan.

Pelajari bagaimana cara agar bisa tampil lebih menonjol dengan foto di Google My Business kita. Sebab foto yang menarik perhatian memperoleh 42% pelanggan untuk menggunakan google map mendatangi tempat bisnis kita. Dan 35% — setelah tertarik dengan foto-foto yang ditampilkan — pelanggan ingin mengetahui lebih banyak lagi informasi bisnis kita lewat website.

[3] Buat Jadwal Rutin Posting baik berita, pembaruan informasi serta penawaran spesial

Bagi Anda yang sudah memenuhi faktor-faktor penentu baiknya performa GMB kita agar melanjutkan dengan membuat jadwal rutin, mulai dari posting berita, pembaruan informasi walaupun hanya sekadar posting foto produk serta memberikan penawaran khusus, seperti sale 50%, Cuci Gudang atau promosi sejenisnya.

Dashboard GMB - di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product - saat memposting.
Dashboard GMB – di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Caranya, Anda login lalu masuk ke dashboard GMB, di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business, yang perlu Anda lakukan adalah mengelola pelanggan, seperti respon cepat ketika ada yang bertanya. Menjawab setiap ulasan yang masuk dengan bahasa yang santun atau untuk sekadar mengucapkan terima kasih.

Itu saja yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan sukses!

Kategori
bisnis CERITA BARU

Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo

Mesin HP Indigo adalah mesin cetak digital berbadan besar yang menawarkan fitur-fitur canggih terbaru, terutama tinta dan jenis media yang lebih luas. Artinya, kebutuhan orang-orang akan ukuran yang customize — akan diakomodir oleh mesin printer ini.

Dan hari ini — saya bersama dengan Soreangku Print on Demand menawarkan jasa cetak dengan teknologi mesin HP Indigo kepada setiap pelanggan. Kebetulan sekali, saat saya menulis artikel ini — saya baru saja memenuhi keinginan pelanggan yang membuat brosur lipat 3 atau istilahnya 3 folds leaflet.

Semalam (Sabtu, 13/3) saya berkoordinasi dengan pelanggan yaitu TK Seruni di bilangan Gading Tutuka 1. Tujuannya menyamakan konsep dan desain yang tertuang di brosurnya nanti.

Koordinasi dengan Pelanggan

Sebelum saya melanjutkan cerita Serunya Koordinasi Proses Mencetak Brosur dengan Operator Mesin HP Indigo, saya akan coba berbagi cerita tentang pengalaman koordinasi dengan pelanggan.

Sabtu sore, ponsel pintar yang saya pakai tidak bisa online sebab unitnya berstatus Mode Aman.

Padahal lewat smartphone tersebutlah saya sudah harus berkoordinasi dengan pelanggan yang bermaksud mencetak leaflet atau brosur lipat tiga. Namun, komunikasi tertunda karena hp-nya tengah diperbaiki. Barulah selepas maghrib, saya bisa berkomunikasi dengan ibu Nia – namanya – selaku kepala sekolah TK Seruni Gading Tutuka Soreang, Kabupaten Bandung.

Dalam koordinasinya, kami saling bertukar pendapat tentang hasil akhir dari cetakannya nanti. Mulai dari besarnya foto yang ditampilkan, pewarnaan hingga poin-poin terpenting yang harus dituangkan di dalamnya. Cukup dua jam kami berdiskusi, hingga akhirnya bisa ada keputusan.

Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp
Koordinasi dengan Pelanggan SoreangkuPoD dilakukan hanya komunikasi via Whatsapp

Setelah dinyatakan siap proses, dokumennya saat itu juga saya persiapkan untuk dikirim ke pra produksi, seperti menyiapkan tata letak untuk bisa dicetak bolak-balik dan bisa dilipat 3. Untuk kepentingan ini saja, saya harus menyiapkan mockup, supaya tim di produksi ada gambaran.

mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik
mockup brosur lipat 3 cetak bolak balik

Koordinasi dengan Operator Mesin HP Indigo

Usai dengan pelanggan, selanjutnya saya berkoordinasi dengan operator mesin HP Indigo. Proses pra cetak dan cetak dilakukan oleh teman-teman yang menggawangi produksi semua pesanan dari pelanggan Soreangku Print on Demand.

Seru pakai banget koordinasinya! Karena antara saya dengan produksi cetak — lagi-lagi komunikasi hanya lewat chat messenger Whatsapp. Keseruannya antara lain:

[1] Proses Imposisi

Proses imposisi adalah pengaturan dan penempatan tata letak suatu desain produk untuk dipakai pada pembuatan pelat cetak (Scheder;1997). Tidak pada saat membuat pelat cetak saja, untuk mengatur cetak bolak balik pun operator mengatur posisi desain yang akan dicetak sedemikian rupa agar tepat antara muka satu dengan sebaliknya (muka 2).

Nah, tadi pagi pun (Minggu, 14/3) koordinasi yang pertama kali dilakukan adalah proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan.

proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan
proses imposisi dari brosur lipat tiga yang dipesan

[2] Cetak Selembar Bolak Balik

Langkah selanjutnya, mencoba cetak selembar bolak-balik. Berdasarkan pengalaman, yang biasa terjadi karena perubahan data dari Corel Draw ke PDF adalah ketidaksesuaian hasil cetak.

Sebagai contoh, saat dicetak selembar bolak balik siang tadi, ada perubahan di beberapa desain. Seperti outline yang hilang, teks yang bertumpuk atau teks yang bergeser ke luar sehingga menabrak outline.

Semua itu merupakan kesalahan cetak. Tadi pun ditemukan beberapa hal yang perlu dikoreksi …

Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3
Proses Uji Coba Cetak selembar Bolak balik brosur lipat 3

[3] Mengubah File cdr Menjadi jpg

Setelah berkoordinasi, tim produksi mencoba memperbaiki beberapa hal yang salah. Setelah itu mengubah keseluruhan desain dari file cdr (corel draw) menjadi jpg (image) sebelum akhirnya di-imposisi berupa pdf.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Alhamdulillah … Setelah mengubah file cdr menjadi jpg tidak lagi kami temukan yang menjadikan salah cetak. Akhirnya, kami mengubah file tersebut dalam format pdf lalu dikirim ke mesin printer HP Indigo dan meneruskan proses cetak leaflet atau brosur lipat 3 sesuai keinginan pelanggan.

Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres
Mengabari Pelanggan Bahwa Cetak Sudah Beres

Itulah sepenggal pengalaman yang bagi saya seru aja sih … Hari Minggu diisi dengan melayani kebutuhan cetak pelanggan? Ya, kenapa nggak 🙂

Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Poster RUMAH BUMN Adetruna
Poster RUMAH BUMN Adetruna

Pagi menjelang siang hari ini (Kamis, 17 Desember 2020) saya akan Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung. Seperti kita ketahui bersama bahwa Rumah BUMN BRI Bandung memiliki banyak sekali anggota dari kalangan pelaku UKM Bandung yang konsisten dibina sampai sekarang.

Alhamdulillah … Saya hari ini masih diberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan Rumah BUMN BRI Bandung. Saya diundang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pemanfaatan Google My Business (selanjutnya saya akan singkat menjadi GMB).

5 Poin Utama dari Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Pada pelaksanaannya beberapa jam lagi nanti webinar dengan tema Raih Pelanggan Baru Setiap Hari dengan Google Bisnisku, membahas poin-poin utama dari GMB, seperti:

• Mengetahui Cara Kerja Google Bisnisku
• Memahami Manfaat Menggunakan Google Bisnisku
• Cara Membuat Profil Bisnis di Google Bisnisku
• Memahami Berbagai Fitur pada Google
• Meningkatkan Performa Profil Bisnis di Google

4 Tujuan Utama dari Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung

Dengan poin-poin tersebut, kami berharap peserta mampu:
• Memahami apa itu Google Bisnisku dan bagaimana cara kerja Google Bisnisku.
• Memahami cara pembuatan profil bisnis di Google Bisnisku.
• Menguasai pengelolaan dan pemanfaatan fitur-fitur Google Bisnisku.
• Menguasai strategi meningkatkan visibilitas dan performa profil bisnis.

Mudah-mudahan sinyal bagus sehingga saya bisa menyampaikan dengan baik semua uraian Raih Pelanggan Baru Setiap Hari dengan Google Bisnisku. Nah, sedikit menyinggung latar belakang diadakannya Webinar Bareng Rumah BUMN BRI Bandung ini, kemarin kami sempat berdiskusi daring secara singkat.

Ada 3.231 Pelaku UKM sebagai Anggota dari Rumah BUMN Bandung

Pembaca perlu mengetahui, Rumah BUMN Bandung adalah program inisiasi dari Kementerian BUMN sejak tahun 2016 bagi pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu program permberdayaan UMKM dari Rumah BUMN adalah pelatihan dan pendampingan usaha. Saat ini, Rumah BUMN Bandung memiliki 3.231 anggota UMKM yang terdiri dari berbagai bidang usaha yaitu kuliner, fashion, craft, jasa dan lainnya.

Pada masa pandemic ini, UMKM merupakan salah satu bidang yang terdampak oleh pandemic Covid-19. Adaptasi kebiasaan baru menjadi pendorong perubahan yang sangat cepat dalam perilaku kehidupan masyarakat sehari-hari. Perubahan mendasar terhadap cara-cara bertransaksi untuk pembelian serta penjualan barang-barang konsumsi dan produksi sangat berubah dipicu oleh adanya pembatasan Physical / Social Distancing.

Baru 9% Saja dari 59,2 Juta Pelaku UKM yang Memanfaatkan Platform Online

Pemanfaatan platform online untuk pemasaran produk dinilai memiliki efek yang sangat baik terhadap sektor UMKM. Melalui platform online pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk lebih produktif bertransaksi dan meningkatkan daya saing bisnisnya ke ranah global.

Sayangnya saat ini dari total 59,2 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia baru sembilan persennya saja yang sudah memanfaatkan platform online. Padahal ada beberapa alasan positif mengapa UMKM harus memberanikan diri memasarkan produknya melalui platform online.

Untuk itu diperlukan strategi dan inovasi baru dalam hal membangun bisnis umkm terutama dalam hal pemanfaatan tools seperti Google My Business sehingga dapat beradaptasi dan tumbuh dalam kondisi saat ini. Bismillah semoga niat baik kami ini bisa memberikan penguatan bagi pelaku UKM yang tetap semangat bertumbuh dan sukses.

Kategori
bisnis CERITA BARU

Membuatkan Kemasan Standing Pouch untuk Seblak Kering

Pelanggan Menghubungi via Whatsapp

Sekitar 2 minggu yang lalu, saya menerima pesan lewat chat messenger Whatsapp dari nomor yang belum saya kenal. Inti dari pesan yang masuk adalah menanyakan bisa tidaknya membuat kemasan.

isi pesannya

“Assalamu’alaikum maaf (apakah-red) bisa membuat kemasan standing pouch yang seperti ini (atau-red) tidak?”

Lebih kurang seperti itu isi pesannya. Tentu pembaca tahu dong saya menjawab apa? Ya, saya menjawab dengan singkat dan tegas, “Mangga tiasa.”. (Silakan bisa). Percakapan ini akhirnya terus berlanjut dan intens dilakukan. Dan pemesan pernah sekali datang ke Soreangku Print on Demand – tempat di mana saya menawarkan layanan jasa digital printing berbagai macam jenis cetakan, mulai dari spanduk, kartunama, id card dan lain-lain termasuk Membuat Kemasan Standing Pouch Seblak Kering-nya kang Ajay ini (namanya).

Pelanggan Membayar Lunas Ongkos Cetak Penuh … Tjackep!

Tujuannya selain ingin memastikan, kedatangan kang Ajay ke rumah adalah membayar penuh harga yang sudah kami sama-sama sepakati. Klien yang seperti ini tuh dicari oleh setiap penyedia jasa, ngaku aja deh 😛

Kami mulai mendiskusikan lebih spesifik, mulai dari warna – ingin seperti apa? Produk yang dijualnya apa? Hal apa saja yang dituangkan dan tertera pada kemasan? Bahkan, saya memberikan kesempatan untuk Kang Ajay membuat coretan-coretan sketsa agar tergambar dengan jelas untuk diterjemahkan oleh desainer produk.

Kang Ajay begitu lepas tapi serius membuat konsep berupa coretan-coretan kemasan yang dia inginkan

Setelah dirasa cukup menuangkan keinginannya Membuat Kemasan Standing Pouch Seblak Kering, Kang Ajay menyerahkan konsep dan menanyakan proses penggarapannya.

“Kalau tidak ada aral, kemasan akan dibuat dalam tempo 10 (hari), tapi sebelum dicetak saya coba perlihatkan lagi desain kemasannya siapa tahu masih ada yang perlu dikoreksi, gimana?”

“Baik, pak,” jawab Kang Ajay sekaligus menutup diskusi.

Konsep didiskusikan secara intensif

Hanya perlu sehari bagi saya menerjemahkan konsep kemasan yang diinginkan pemesan. Setelah diperlihatkan, ada keragu-raguan dari Kang Ajay terutama dari sisi pewarnaan dan keinginannya menampilkan sosok dirinya di dalam kemasan yang pada akhirnya dia bulat memutuskan untuk tidak menampilkan dirinya.

Approval (persetujuan) pertama pun saya coba kirimkan ke Kang Ajay – klien yang berhak mendapatkan perkembangan dari pesanannya tersebut.

Approval Kemasan Standing Pouch Seblak Kering untuk Kang Ajay selaku klien.
Approval #1

Dari kiriman pertama ini, Kang Ajay menginginkan beberapa hal untuk diubah. Setelah kita sama-sama catat apa saja yang ingin diubah, saya pun mengirimkan approval ke-2. Perubahannya cukup drastis terutama dari segi warna dan keinginannya mengganti dua orang santri dengan sosok dirinya dengan pasangan berupa vector.

Approval ke-2 Kemasan Standing Pouch Seblak Kering untuk Kang Ajay selaku klien.
Approval #2

See? Anda bisa lihat perubahan yang signifikan dari approval pertama dengan yang ke-2, warna menjadi dominan merah putih lalu ada foto wajah dua orang pasangan yang telah divektorisasi. Dari yang awalnya sepakat dengan konsep approval ke-2, rupa-rupanya Kang Ajay masih ragu-ragu dengan keinginan akhirnya tersebut.

Produksi Kemasan diproses Sesuai Perjanjian

Saya pun mengubah lagi konsep Kemasan Standing Pouch Seblak Kering sesuai dengan permintaan Kang Ajay yang intinya pewarnaan dikembalikan ke konsep semula.

Kemasan Standing Pouch Seblak Kering SERING akhirnya dicetak dengan pewarnaan sesuai dengan konsep awal.
Kemasan Standing Pouch Seblak Kering SERING akhirnya dicetak dengan pewarnaan sesuai dengan konsep awal.

Alhamdulillah … Kini Kemasan Standing Pouch Seblak Kering Sudah diserahkan dengan waktu yang pas (10 hari sesuai perjanjian).

Anda ingin mencetak Kemasan Standing Pouch? Hubungi Soreangku Print on Demand Sekarang Juga di 089651415992 (Risya)
Membuatkan Kemasan Standing Pouch untuk Seblak Kering (SERING) sebanyak 1000 eksemplar, pengerjaan 10 hari kerja. Hasilnya rapi sesuai dengan konsep atau keinginan pemesan.

Spesifikasi Detil Kemasan Standing Pouch

Kemasan Standing Pouch Seblak Kering SERING akhirnya dicetak dengan pewarnaan sesuai dengan konsep awal. Beberapa hal detil yang disepakati antara lain:

  • Ukuran: 14cm x 24cm
  • Lapisan dove (pilihan lain glossy, kang Ajay memilih lapisan yang dove)
  • Jumlah cetak kemasan: 1000 eksemplar

Itulah sepenggal cerita bagaimana saya mendapatkan pesanan produksi kemasan standing pouch dari Kang Ajay asal Kp. Cipandan Kulon, Bojong, Soreang. Saya sempat menanyakan dapat info dari mana? Dan kenapa memilih datang ke sini (Soreangku Print on Demand) ? Jawabannya tahu dari internet dan enggan kalau harus ke Bandung *jawaban yang menarik 😀

Anda ingin mencetak Kemasan Standing Pouch? Hubungi Soreangku Print on Demand Sekarang Juga di 089651415992 (Risya)

Kategori
bisnis CERITA BARU pengalaman

Terima Kasih Atas Kepercayaannya Mencetak Spanduk di Soreangku Print On Demand

Seringkali saya ceritakan di setiap kesempatan saya bisa berbicara di depan publik atau kelas pelatihan semisal Gapura Digital atau seminar-seminar, bahwa dengan Google My Business (selanjutnya saya singkat dengan GMB) saya bisa mendulang rupiah. Dan ide bisnis tersebut tercetus jauh-jauh hari saya dipercaya sebagai Fasilitator Gapur Digital Bandung.

Pernah didamprat Calon Pelanggan

Saat saya menjalankan bisnis online dengan menggunakan GMB ini tidak serta merta berjalan mulus-mulus saja. Suatu hari saya pernah didamprat calon pelanggan. Padahal persoalannya sepele, dia (waktu itu perempuan – kalau tidak salah pegawai pabrik di seputaran Katapang) terjadi pada circa 2016.

Dari ujung saluran telepon — karena seingat saya menelepon ke nomor telepon rumah, mbaknya bertanya.

“Halo … Apa benar ini dengan percetakan buku? Tolong dihitung biaya cetak untuk buku ukuran b5, tebalnya sekitar 140 halaman, cover-nya pakai art paper dan isi bukunya pakai kertas hvs saja, berapa ya kira-kira?”

Dicecar dengan pertanyaan tersebut bukannya saya menjawab dengan tegas dan jelas, yang terjadi justru malah sebaliknya.

“Mmmmm … Sebentar. Gimana-gimana tadi?” balas saya.

Dari ujung telepon, mbaknya memergoki ketidaksiapan saya, akhirnya dia berkata dengan penuh rasa kecewa.

“Ini perusahaan macam apa? Baru ditanya segitu saja nggak becus (Menjawab)!” Brakkk! suara telepon ditutup dengan sedikit kasar.

Meskipun saya tidak tahu rupa dan fisik mbaknya, namun yang terjadi dada saya berdetak kencang merasa menyesal ditambah kaki lemes dan gemetar.

Momentum memilukan di atas seharusnya menjadi cerita sukses saya karena GMB berhasil ditemukan bisnisnya oleh warganet. Ironinya, saya tidak siap melayani.

Seorang kawan berkata, “Kesuksesan adalah pertemuan antara kesiapan dan kesempatan.”

Sekali lagi … Itulah pembelajaran, cukup itu saja dan jangan lagi melakukan kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya.

Awal Cerita Menjadi Pemasar Jasa Cetak Spanduk

2009 hingga 2014 masa-masa di mana saya harus bekerja sebagai layouter di penerbitan bilangan jalan Babakan Sari Kiaracondong kota Bandung. Selama itu saya zig-zag pergi pulang dari Soreang ke Bandung.

Sehingga saya terbiasa melihat kiri dan kanan sepanjang jalan. Terutama di sekitar wilayah yang sudah mendekati tempat tinggal. Ada beberapa toko jasa cetak spanduk atau istilahnya layanan digital printing.

Suatu hari saya terlintas ide, “Gimana kalau saya coba pasarkan jasa cetak spanduk di Online.” Ide itu tanpa riset hanya melintas begitu saja dalam benak.

Justru penemuan-penemuan sebagai bahan riset muncul dari pelanggan sendiri. Seperti misalnya, mereka mager (malas gerak) kalau harus ke luar rumah. Ada juga yang merasa berat kalau harus berangkat ke Pagarsih (salah satu kawasan sebagai pusat layanan jasa cetakan baik offset atau digital printing di Bandung).

Memohon Ijin Memasarkan Jasa Cetak Spanduk Ke Semua Digital Printing Sekitar Soreang

Akhirnya saya mengantongi ijin dari semua pusat layanan digital printing yang ada di beberapa titik di Soreang. Dan sampai dengan hari ini (Senin, 14 September 2020) saya memelihara hubungan agar senantiasa baik dengan mereka semua.

Bisnis Online itu Unik!

Saya katakan demikian karena saya sendiri masih takjub hingga sekarang. Kok bisa sih warganet dalam hal ini pelanggan dari Soreangku Print On Demand datang dari wilayah-wilayah yang tidak diduga sama sekali?!

Dari jamak warganet yang menjadi pelanggan hingga hari ini tidak jarang yang loyal. Ya, mereka menjadi pelanggan tetap saya. Tentu saja ini terjadi karena saya berkompromi dengan keinginan mereka terutama di harga yang sesuai keinginan mereka sebagai pelanggan.

Saya takjub dengan pelanggan karena mereka datang dari tempat yang jauh-jauh. Sebut saja; Pangalengan, Cipelah (perbatasan Ciwidey dengan Cianjur Selatan), Ciwidey, Banjaran serta di bagian Kabupaten Bandung Barat seperti Cililin.

Ini menjadi pembuktian bahwa GMB merupakan alat yang sangat berguna bagi siapa saja yang hendak berbisnis online. Semua yang saya bicarakan ini adalah upaya-upaya sederhana. Emangnya ada yang ribet? Bukan ribet sih – lebih ke tuntutan merogoh kocek. Ya, bila Anda berminat iklan berbayar dalam rangka ingin meningkatkan penjualan, bisa menggunakan Google Ads.

Di dashboard GMB, Google Ads selalu ditawarkan kok … Jadi tidak perlu merasa bingung harus ke mana beriklan pakai Google Ads.

Sekali lagi, pengalaman saya menggunakan GMB ini pure 100% tanpa alokasi biaya beriklan ya. Bahkan hari ini saya tengah melayani pelanggan yang mencetak kemasan untuk produknya berupa Seblak Kering.

Kemasan sudah disepakati dan siap diproduksi oleh Soreangku Print On Demand

Saya tanya alasannya kenapa memilih Soreangku Print On Demand? Dia menjawab dengan tegas bahwa dirinya agak males harus ke Bandung. Tuh, kan … Perilaku pelanggan itu seperti itu 😀 !

Terima Kasih Warganet

Yang terakhir, saya merasa perlu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warganet yang menemukan Soreangku Print on Demand lantas memilih kami untuk pemenuhan kebutuhan akan digital printing khususnya cetak spanduk. Dalam melayani pelanggan, kita senantiasa berusaha memberikan pelayanan prima seperti; bahan spanduk yang layak digunakan, tinta yang digunakan berkualitas, proses akhir yang senantiasa rapi. Takjarang kita menggratiskan biaya desain meskipun tidak jarang ada upaya keras untuk membuat spanduk menjadi menarik mulai dari pemilihan font, kombinasi warna, rekayasa citra dari yang buram menjadi jelas dan lain-lain.

Terima Kasih Pelanggan Setia Soreangku Print on Demand

Mungkin itu saja artikel yang lebih ke curhat ini saya sampaikan semoga bisa menjadi artikel yang mendorong Anda melakukan hal serupa dengan pengalaman saya ini.

Kategori
bisnis

Kartu Nama. Emang Perlu Ya?

Perlu gak perlu sih … Sebagian orang memerlukan kartu nama untuk kebutuhan bisnis. Karenanya disebut dengan business card — dalam bahasa Inggris. Bagi perusahaan yang ‘melek’ akan branding, mencetak kartu nama untuk tim di perusahaan adalah sebuah hal yang krusial.

Pun di ranah pelaku UKM, membuat kartu nama adalah hal yang perlu dipersiapkan. Karena di mana saja berada, apalagi saat ada pameran melakukan promosi sangat perlu dilakukan oleh pemilik bisnis baik jasa atau produk.

Saat ini meskipun sebagian pihak sudah menjalankan paperless, tetap saja melengkapi bisnis dan membekali aktifitas dengan membawa kartu nama masih dilakukan oleh para pebisnis. Pembawa kartu nama masih sangat yakin dengan menyebar kartu nama terbilang upaya efektif saat berusaha menunjukan profil diri.

Menunjukkan Ekslusivitas

Buat seseorang, salah satu upaya personal branding yang paling sederhana adalah dengan membuat kartu nama untuk tujuan menunjukkan ekslusivitas. Kartu nama sudah menjadi kebutuhan pokok buat sebagian pebisnis saat ingin menginformasikan kepada orang lain mengenai diri dan pekerjaannya. Mencantumkan informasi tentang jati diri secara singkat, padat dan jelas pada kartu nama adalah cara lugas dan elegan yang hari ini masih relevan dilakukan.

Profesionalitas

Semata-mata untuk menjaga profesionalitas, bagi sebagian masyarakat pebisnis mencetak kartu nama. Menunjukkan nilai-nilai yang baik yang dicantumkan pada kartu nama terbilang langkah yang tepat saat hendak memperlihatkan sisi profesionalitas diri kita.

Informasi Profil Perusahaan atau Bisnis

Terutama bagi perusahaan yang peduli dengan branding, tentu saja merasa perlu menginformasikan profil perusahaan tertera di dalam kartu nama. Saya sendiri kerap menerima pemesanan cetak kartu nama dari pelanggan yang memang dia pemilik perusahaannya dan meminta kepada kami untuk mendesainkan kartu nama semenarik mungkin dengan ada nama dan logo perusahaannya.

Profil Diri

Untuk perseorangan, kartu nama tidak ubahnya profil diri. Lazim dilakukan oleh setiap orang yang membuat kartu nama mencantumkan siapa dirinya dan apa pekerjaannya. Dengan menuliskan profil yang jelas tentang dirinya lewat kartu nama, orang tersebut merasa telah melakukan upaya promosi diri dengan efektif dan efisien.

ilustrasi Kartu Nama

Kalau menurut Anda sendiri, gimana … Pembaca? Perlu atau tidak mencetak kartu nama di era sekarang?