Kategori
CERITA BARU pendampingan

Swafoto Bersama Peserta Kelas GMB di RKB Bandung 5 Maret 2020

selalu bahagia bisa berbagi disambut dengan antusiasme yang besar dari peserta.
Selalu bahagia bisa berbagi disambut dengan antusiasme yang besar dari peserta.

Sejak malam sebelumnya Soreang diguyur hujan, dan yang peliknya lagi pasokan air bersih PDAM takkunjung mengalir. Hingga pagi waktu masuk subuh pun air yang saya tunggu memenuhi bak mandi pun nihil saya dapatkan.

Ya sudah, akhirnya saya putuskan untuk bersih-bersih ala kadarnya saja tadi pagi (5 Maret 2020). Seperti biasa, saya antar anak saya yang sulung ke sekolah menengah atas negeri yang terletak di bilangan Margahayu Sulaeman. Dengan mengenakan jas hujan model ponco, usai menurunkan Salma di sekolahnya – saya meneruskan perjalanan menuju jalan Jurang Bandung, Pasteur – Sukajadi Bandung.

Bisa Tenang Karena Berangkat Lebih Pagi

Ditambah jalanan yang padat sampai-sampai kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan, sebut saja Sayati, By Pass Soekarno Hatta, Astana Anyar, perempatan Sudirman, Pasirkaliki hampir memiliki tingkat kemacetan yang sama tadi pagi.

Mengamati kondisi tadi pagi — saya sih mencoba menikmati saja; toh kalau dibawa perasaan malah akan buat kita stress 🙂

Sekira pukul 6.30-an Saya sudah tiba di Rumah Kreatif Bandung dan hujan masih terus mengguyur. Disambut senyum sapa dari petugas security, saya meminta ijin untuk masuk. Perasaan tenang sekali dikarenakan saya bisa datang lebih awal dibandingkan dengan peserta pelatihan.

Ini akan lebih sering saya lakukan. Mengingat pengalaman selama ini, kalau kita datang ke tempat acara sebagai pengisi lantas berangkat di waktu yang mepet atau last minute dari jadwal yang sudah ditentukan dan disepakati muncul perasaan nggak karuan — kita kuatir terlambat.

Sampai-sampai saya sempat memvideokan suasana pagi di RKB jalan Jurang tadi pagi dan saya share di Instagram TV. Ok .. Itulah sekilas #CeritaBaru yang saya alami hari ini.

Swafoto Bersama Peserta Kelas GMB di RKB Bandung 5 Maret 2020

Sempat membuat status perihal kebahagiaan bisa berbagi via Facebook.

Alhamdulillah usai sudah sharing fitur terbaru Google My Business serta memperkenalkan Apa itu Kiosagro

Workshop “Bisnis Kreatif di Era Digital pada 7 Maret 2020 di Salman ITB

Menyoal pelatihan, saya dan tim Kiosagro akan mengisi Workshop “Bisnis Kreatif di Era Digital pada 7 Maret 2020 di Salman ITB.

Mengutip apa yang disebutkan oleh founder Kiosagro, Hadiyan Nur Sofyan pada sebuah kesempatan, mengatakan, “Bukan kemiskinan yang membuat bodoh, tapi kebodohanlah yang telah membuat miskin.”. Ayo daftarkan diri Anda segera ?!

Kategori
pendampingan

Isi Pelatihan di Rumah Kreatif BUMN Bandung

Bicara Isi Pelatihan di Rumah Kreatif BUMN Bandung, memang ini bukan kali pertama bagi saya. Akan tetapi ini menjadi ajang perdana di 2020, saya diutus oleh Gapura Digital Bandung untuk memberikan materi Optimalisasi Bisnis Menggunakan Google.

Saya tidak sendiri, pada waktunya nanti (5 Maret 2020), ditemani oleh Herman Gunadi dari Chatat ID. Kang Herman — begitu saya biasa menyapanya — akan menjelaskan tentang Catatan Pembukuan Digital.

Dengan materi seperti tersebut, rasa-rasanya peserta akan mendapatkan materi yang lebih dari cukup. Mengingat, keberhasilan bisnis diawali dengan branding dan omzet mengikuti.

Promosikan Produk Menggunakan Google My Business

Cara termudah melakukan langkah ini adalah dengan memaksimalkan mesin pencarian Google untuk mempromosikan produk yang kita punya menggunakan Google My Business.

Sehingga ketika pelaku bisnis sudah merasakan manfaat — katakanlah dia berhasil memiliki brand terbilang menarik perhatian dan disukai maka tujuan mendapatkan omzet sesuai target akan sangat mungkin diperoleh.

Manajemen Keuangan terutama Catatan Pembukuan

Lalu apa setelah berhasil? Tentu saja memperkuat sisi manajemen khususnya bidang keuangan. Nah, Kang Herman adalah orang yang piawai mengenai Manajemen Keuangan terutama Catatan Pembukuan seperti Neraca rugi laba, jurnal terbalik, modal awal dan lain-lain. Kang Herman pula yang akan mengisi pengetahuan tentang cara mudah mengelola keuangan lewat catatan pembukuan digital.

ADETRUNA Isi Pelatihan di Rumah Kreatif BUMN Bandung

Ini akan menjadi kombinasi materi yang menarik dari saya dan Kang Herman saat Isi Pelatihan di Rumah Kreatif BUMN Bandung. Semoga saja kami dapat berbagi ilmu dan pengalaman yang bisa diaplikasikan oleh sekira 30 orang di kelas nanti. Aamiiin …

Kategori
buku CERITA LAMA

Pidi Baiq Bandung 10 Juli 2015

Itu yang membekas dalam halaman dua setelah sampul buku dia adalah dilan tahun 1991, Dilan #2. Waktu itu pula saya untuk pertama kalinya bertemu dengan Surayah — panggilan lain untuk seorang Pidi Baiq. Selengkapnya dari apa yang dituliskan oleh seniman Bandung ini yaitu sebagai berikut.

Buat Adetruna, lalu dia menandatangani lalu menulis Pidi Baiq Bandung 10 Juli 2015.

Buat Adetruna Pidi Baiq Bandung 10 Juli 2015 Tanda tangan Buku Dilan #2 Dia Adalah Dilanku Tahun 1991

Buku Dilan #2 ~ Dia Adalah Dilanku tahun 1991 yang bertandatangan asli Pidi Baiq ini fisiknya ada di anak saya yang sulung, Salmanita. Dia kerap membacanya walaupun sudah beberapa kali khatam — kayaknya.

Oh ya … Selain buku, saya pun memiliki kaos resmi dari buku ini. Karena, saat launching bukunya — saya termasuk blogger yang diundang untuk menyaksikan talkshow serta sekaligus soft launching buku Dilan #2 tersebut. Panitia penyelenggara acara, yaitu Pastels Book – menyisipkan kaos sebagai “buah tangan” untuk dibawa pulang di dalam goodie bag. Dan kalau tidak salah, waktu itu bersamaan dengan bulan puasa (Ramadan 1436 H.) yang acaranya bertempat di Rumah The Panas Dalam bilangan jalan Ambon No. 8, Bandung.

Mizan yang berperan sebagai distributor buku Dilan #2, melalui editor in chief-nya, Benny Ramdhani, berkesempatan menjelaskan perihal diterbitkannya buku yang terbukti digandrungi pembaca semua kalangan ini (padahal Pidi Baiq mengakui buku barunya ini bergenre teenLit).

Saya sempat pula mengabadikan momentum ini yang saya tayangkan lewat akun Youtube istri saya, Risya.

Pidi Baiq alias Surayah Buka Bukaan tentang Karakter Dilan. Waktu itu, Pidi Baiq melakukan talk show ditemani Iyang Darmawan dan juga Kang Koyang.

Itulah Cerita Lama yang bisa saya share di sini … Semoga suka 🙂