Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Bersedikit Malah Lebih Intim, Ternyata …

Kamis, 6 Mei 2021 pukul 13.00 saya sudah masuk ruang depan dari Rumah BUMN kota Bandung di bilangan Jalan Jurang nomor 50 yang tidak jauh dari Pasar Sederhana.

Kehadiran saya di Rumah BUMN adalah memenuhi undangan mengisi pelatihan offline bersama para pelaku UKM yang menjadi binaan di sana (artikelnya bisa di baca di sini).

Menjelang pukul 13.30, peserta yang sesogyanya sebanyak 20 peserta hanya ada 7 orang saja. Melihat situasinya saya coba memahami, semisal waktu itu hujan, jam-jam di mana pelaku UKM mempersiapkan pesanan untuk para pelanggannya atau memang sudah tidak memerlukan pengetahuan tentang Google My Business karena memang alat marketing ini terbilang user friendly. Kalau Freddie Mercury bilang, “Show must go on!” ya saya pun memulai kelas pelatihan pada pukul 13.30.

Setelah kelas berlangsung, saya merasa ternyata lebih efektif mengajar dengan peserta kelas yang hanya berisi 7 orang saja. Saya bisa lebih cepat menjawab pertanyaan dan menghampiri satu per satu dari mereka.

Mengisi kelas dengan bersedikit lebih efektif dan intim
Mengisi kelas dengan bersedikit lebih efektif dan intim

Ultimate Drink, Salamina Jewellery dan LaoekSeke menjadi tiga nama yang paling cepat terverifikasi sisanya harus menunggu kartupos. Pembaca … Mengisi kelas dengan Bersedikit Malah Lebih Intim, Ternyata …

Kategori
bisnis CERITA BARU pendampingan

Mengisi Pelatihan Offline di Rumah BUMN Bandung

Dampak dari Pandemi Covid-19, semua kegiatan di rumah. Anak sulung saya semenjak terdaftar sebagai mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia, ke kampus baru satu kali — itu pun ambil jas almamater saja. Termasuk pelatihan, diwajibkan online. Kegiatan pelatihan yang digelar oleh Rumah BUMN kota Bandung yang sebelum pandemi digelar tatap muka dalam kelas juga dilakukan secara webinar.

Namun, akhirnya hari ini satu per satu pelatihan tatap muka sudah kembali dilakukan – seperti Pelatihan Kewirausahaan UKM Provinsi Jawa Barat yang dilakukan Balatkop dan sekarang Rumah BUMN kota Bandung pun melakukan hal serupa.

Insya Allah, jika tidak ada aral — saya akan kembali menginjakkan kaki ke Rumah BUMN kota Bandung. Tujuannya Mengisi Pelatihan Offline. Tadi siang (Senin, 3 Mei 2021) saya dikirimi tautan informasinya. Dalam tautan tersebut disebutkan, sebagai berikut.

[RUMAH BUMN BANDUNG OFFLINE TRAINING]

“Kulik Google My Business (Hingga) Fix”

Apa saja yang akan dibahas:

1. “Kulik GMB Hingga Fix”

2. Point-point Pelatihan: Review Fitur Terbaru GMB

3. Verifikasi Instan GMB

4. Set ulang GMB Lama

5. Melengkapi Informasi bisnis dengan konsep “Story Telling”

Bersama : Ade Setiadi Truna (Owner SoreangkuPOD)

🗓 Kamis, 6 Mei 2021 ⏰ 13.00 – 16.00

📍 RUMAH BUMN BANDUNG (Jl. Jurang no. 50, Pasteur, kec. Sukajadi, Kota Bandung)

PELATIHAN INI GRATIS AYO BURUAN DAFTAR!!!

Link Pendaftaran: bit.ly/daftarpelatihanrbbandung

Contact Person: 08157103051 (Admin)

Peserta terdaftar akan dihubungi Admin

⚠️ Share dan infokan ke teman – teman yang lain yaa🤗✨. #RumahBUMN #RumahBUMNBandung #BankBRI #BRIncubator #UMKMNaikKelas #UMKMHebat #SiapBersamaKUMKM #UsahaMikro #UsahaKecil #Entrepreneurs #Entrepreneur #Wirausaha #PelakuUsaha #SME #SmallBusiness #MediumBusiness #GoOnline #GoDigital #GoModern #GoGlobal

Mengisi Pelatihan Offline di Rumah BUMN Bandung

Adetruna di Pelatihan Kulik Google My Business hingga Fix
Adetruna di Pelatihan Kulik Google My Business hingga Fix

Pembaca … Apakah Anda pun sudah mulai membiasakan Pelatihan Offline atau Tatap Muka?

Kategori
bisnis CERITA BARU

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Sebelum dilanjutkan artikel tentang Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business (GMB), saya akan coba sharing mengenai perkembangan Soreangku Print on Demand setelah selama ini menggunakan GMB.

Ada banyak hal menarik untuk dijadikan bahan analisa dari perkembangan bisnis yang dijalankan setelah memanfaatkan alat pemasaran Google My Business. Apa sajakah hal menarik tersebut?

Ini dia …

[1] Nama Bisnis Terpampang dengan Jelas

Di setiap kesempatan mengajar, khususnya tentang pengetahuan Google My Business — saya senantiasa menegaskan bahwa setidaknya bisnis kita diketahui oleh banyak lagi pihak luar. Tentu saja bila relevan kebutuhannya, maka bisnis kita yang akan disuguhkan oleh mesin pencarian.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik penamaan bisnis kita saat memulai menggunakan GMB. Sebagai contoh, penamaan yang sudah saya terapkan pada bisnis layanan jasa cetak spanduk yang saya sudah lakukan di bawah. Dan upaya yang saya lakukan ini terbilang berhasil dengan baik.

Google My Business Soreangku Print on Demand
Google My Business Soreangku Print on Demand

Lihat gambar di atas, Soreangku Print on Demand sebagai nama bisnisnya. Sedangkan Layanan Cetak Spanduk Bandung sebagai penjelasannya sehingga pembacanya mendapatkan informasi yang lengkap; Brand dan penawaran bisnisnya.

Dari gambar di atas pula, pembaca bisa lihat — Tidak saja nama bisnis, komponen lain yang takkalah penting diperlihatkan oleh GMB, seperti: website bisnis, rute, informasi bisa disimpan dan nomor telepon untuk dihubungi serta jumlah ulasan dan rating.

Website

Bagi sebagian pelaku UKM, memiliki website sudah menjadi hal yang lumrah. Walaupun begitu, tetap saja sebagian pihak merasa perlu berpikir matang-matang terkait dengan alokasi biaya yang harus dikeluarkan, setidaknya untuk membeli domain dan hosting.

Mengingat akan hal tersebut, GMB memiliki fitur terbaru yaitu website yang menjadi satu kesatuan saat kita memakainya. Google memberikan website ini secara gratis. Penggunanya tidak perlu memikirkan url atau lokasi nama domain. Pun dengan hosting, pengguna GMB tidak perlu sewa. contohnya; https://soreangku-print-on-demand-layanan.business.site/

Kok panjang? Iya benar, gak apa-apa panjang, kan gratis …

Rute

Rute atau petunjuk arah berdasarkan Google Map terkait dengan keberadaan bisnis kita pun diperlukan oleh pelanggan. Tidak jarang dari calon pelanggan tanpa konfirmasi terlebih dahulu akan datang ke tempat kita berdasarkan rute yang tersedia.

Ada jamak kejadian pelanggan kesulitan menemukan lokasi bisnis kita disebabkan kita tidak sesuai menentukan lokasi di Peta Google. Oleh karena itu, pengguna GMB supaya bijak dalam menentukan tempat bisnis yang sudah didaftarkan.

Menyimpan Informasi

Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis GMB yang ditemukannya.
Pelanggan menyimpan sejenak informasi bisnis yang ditemukannya.

Saat pelanggan menemukan bisnis yang dibutuhkannya, tidak sedikit yang menundanya terlebih dahulu karena belum memungkinkan untuk menghubungi bisnis yang dicarinya. Maka, pelanggan bisa menyimpan datanya dan akan kembali dibuka bila sudah memungkinkan.

Nomor Kontak Bisnis / Telepon

Inti dari semua hal penting Google My Business adalah nomor kontak bisnis / telepon. Pelanggan bisa menelepon kita karena membaca dengan jelas di menu utama GMB saat ditemukan.

melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Cara pelanggan memastikan bisnis kita sesuai dengan kebutuhannya.

Jamak pula yang mencobanya melalui jalur Whatsapp, pelanggan memastikan kejelasan bisnis kita sesuai dengan yang mereka butuhkan.

[2] Menjawab Kebutuhan Pelanggan

Kebutuhan akan informasi seperti; alamat, jam buka, nomor telepon langsung terjawab saat warganet atau calon pelanggan mencarinya. Tentu saja ini akan memudahkan mereka sebelum benar-benar memutuskan sepakat dengan bisnis yang kita tawarkan.

Informasi lengkap di GMB Menjawab Kebutuhan Pelanggan

[3] Showcase atau Display Tersaji dengan Baik

Showcase atau Display  Produk Tersaji dengan Baik di Google My Business
Saat memposting produk sebagai sarana ruang pamer, Anda bisa melakukannya semudah ketika Anda memposting foto di Instagram.

Ketika bisnis yang kita jalankan menggunakan GMB dan berjalan dengan baik, tentunya ada banyak produk yang terdokumentasi. Di sini pemilik bisnis dituntut jeli saat hendak menampilkannya kembali sebagai cara menarik minat pelanggan.

Untuk keperluan memajang produk alias showcase atau display — dengan menggunakan GMB Anda bisa melakukannya dengan mudah. Caranya semudah ketika Anda hendak memposting sebuah foto di Instagram.

Ketika memposting di IG tentunya Anda memikirkan dan memastikan semuanya baik. Mulai dari foto hingga redaksi atau caption yang berhubungan dengan foto yang ditayangkan — Anda akan memastikannya sempurna.

Begitu pula saat memposting foto produk di GMB, bahkan jumlah kata yang harus dipersiapkan untuk menjelaskan sebuah foto produk, disarankan 300 kata sudah berikut kata kunci yang disiapkan. Apabila hal ini dilakukan dengan benar, sudah barang tentu showcase atau display akan tersaji dengan baik.

[4] Data Terlihat Informatif

Sebagai pemilik bisnis yang mencari bisnisnya sendiri di mesin pencarian, maka saat ditemukan akan membaca data. Dan data terlihat dengan informatif. Seperti gambar di bawah ini.

Data Google My Business Terlihat Informatif

GMB akan mengingatkan kita sebagai pengelola bisnis data-data tentang perkembangan banyak hal, termasuk keterikatan atau engagement. Misalnya perihal Tanya Jawab dan Jam Favorit. GMB akan menunjukkan jumlah pertanyaan dari pelanggan atau di jam berapa pelanggan paling suka menghubungi bisnis kita.

[5] Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Bagi Anda yang memasarkan bisnisnya baik itu produk atau pun jasa di Google My Business dan mulai ditemukan oleh pelanggan dengan mudah sudah selayaknya mengajak pelanggan tersebut untuk memberikan ulasan dan bintang (rating) di aplikasi GMB.

Ulasan dan Rating di Aplikasi GMB Memperkuat Branding
Ulasan dan Rating Memperkuat Branding

Karena salah satu kesempatan bagi penggun GMB untuk meningkatkan performanya adalah dengan ulasan dan rating dari pelanggan. Semakin banyak ulasan dan rating maka GMB akan semakin baik, tentunya akan memperkuat branding.

Tingkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business

Bagi Anda yang sudah mulai cakap menggunakan Google My Business, supaya semakin meningkatkan performanya. Dari pengalaman yang sudah saya uraikan di atas, kita bisa menarik kesimpulan dan menjadikannya sebagai cara untuk mencapai performa yang baik.

[1] Lengkapi Informasi yang diminta

Agar branding kita semakin baik penampilannya, maka kita perlu melengkapi informasi yang diminta oleh Google My Business. Dengan kita memberikan informasi yang lengkap maka Google akan merekomendasikan bisnis kita kepada semua pelanggan yang mencari dan membutuhkannya.

Google menyebutkan, “Hasil pencarian lokal yang baik adalah hasil yang relevan. Caranya, pengelola bisnis agar melengkapi informasi yang akurat. Sehingga mudah bagi Google untuk mencocokkan dengan kebutuhan pengguna dan menyuguhkannya.”

Di sinilah pengelola GMB ditantang agar dapat memberikan data lengkap berikut kreatifitas dalam hal menyiapkan kata kunci dan deskripsi yang berhubungan erat dengan bisnis yang tengah dijalankan.

Ada tiga faktor penting yang menentukan peringkat atau ranking dari GMB yang dikelola.

  • Relevansi. Seberapa relevan informasi bisnis kita dengan kebutuhan pelanggan yang mencarinya di mesin pencarian. Gunakan Google Trends untuk membantu Anda saat mencari relevansi antara kata kunci dan informasi yang tersaji.
  • Jarak. Google My Business ini bersifat Localize Business. Sehingga pengoptimalannya pun tergantung seberapa jauh jarak yang kita targetkan.
  • Unggul. Keunggulan yang dimaksud yaitu seberapa baik brand kita diketahui oleh pelanggan. Kiat agar menjadi GMB yang unggul yaitu dengan memperbaiki kedua faktor di atas (relevansi dan jarak).

[2] Tampil Lebih Menarik Perhatian dengan Foto

Untuk Anda yang sudah memperbaiki ketiga faktor penentu meningkatkan performa GMB yang dikelola, maka Anda pun dituntut melakukan cara lainnya.

Anda tidak boleh merasa puas dengan keberhasilan baiknya performa dari GMB yang dikelola sehingga mampu ‘mengalahkan’ bisnis serupa dengan yang Anda jalankan. Coba juga menampilkan foto, tapi harus diperhatikan sisi estetika sehingga foto yang terpajang memiliki daya tarik bagi pelanggan.

Pelajari bagaimana cara agar bisa tampil lebih menonjol dengan foto di Google My Business kita. Sebab foto yang menarik perhatian memperoleh 42% pelanggan untuk menggunakan google map mendatangi tempat bisnis kita. Dan 35% — setelah tertarik dengan foto-foto yang ditampilkan — pelanggan ingin mengetahui lebih banyak lagi informasi bisnis kita lewat website.

[3] Buat Jadwal Rutin Posting baik berita, pembaruan informasi serta penawaran spesial

Bagi Anda yang sudah memenuhi faktor-faktor penentu baiknya performa GMB kita agar melanjutkan dengan membuat jadwal rutin, mulai dari posting berita, pembaruan informasi walaupun hanya sekadar posting foto produk serta memberikan penawaran khusus, seperti sale 50%, Cuci Gudang atau promosi sejenisnya.

Dashboard GMB - di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product - saat memposting.
Dashboard GMB – di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Caranya, Anda login lalu masuk ke dashboard GMB, di sini Anda bisa memilih menu post lalu memilih sub menu seperti; covid-19 update, add other, add update, add event atau add product – saat memposting.

Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan Performa Bisnis Online Menggunakan Google My Business, yang perlu Anda lakukan adalah mengelola pelanggan, seperti respon cepat ketika ada yang bertanya. Menjawab setiap ulasan yang masuk dengan bahasa yang santun atau untuk sekadar mengucapkan terima kasih.

Itu saja yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan sukses!