Kategori
CERITA BARU keluarga

Keluarga Adetruna

Diuji sebagai Orangtua

Kemarin (Sabtu, 15 Maret 2020), saya diuji sebagai orangtua. Ya, begitu … Adik bungsu saya bulan depan akan menikah dan kemarin merupakan acara silaturahim perdana dari pihak laki-laki (oh iya, adik saya ini laki-laki).

Maksud dari, “diuji sebagai orangtua” adalah saya bertugas mewakili ayah saya yang seyogyanya beliau yang bicara. Walaupun untuk sekadar memperkenalkan diri dan keluarga besar Asep Truna, pada kenyataannya tidak semudah saat kita mengisi kelas pelatihan dengan audiens pelaku bisnis.

Padahal yang hadir di tempat calon mempelai wanita hanya anggota keluarga dari kedua belah pihak. Dari keluarga laki-laki; Eka Pawitra (calon mempelai laki-laki), ayah (Asep Truna), ibu (Nani Rohani), saya dan istri, kakak sulung (Ana Truna dan anaknya), kakak (Eli Marlia dan kedua anaknya). Sementara dari tuan rumah; Isma Nur Amri (calon mempelai wanita), ayah dan ibunya, kedua anaknya yang lain — semua anak dari orangtua Isma adalah perempuan yang berjumlah 6 orang.

Menyampaikan Maksud Berkunjung ke Keluarga Pihak Wanita

Alhamdulillah … Usai juga Menyampaikan Maksud Berkunjung ke Keluarga Pihak Wanita. Maksud kedatangan kami sekeluarga — tidak lain, mengucapkan terima kasih telah dengan ridha menerima sang anak, adik kami menjadi bagian dari keluarga besar pihak Isma.

Dari perkenalan lanjut dengan obrolan. Rencanyanya Eka dan Isma akan melakukan resepsi pernikahan di bulan April. Jadi masih ada waktu sekitar 4 mingguan lagi. Mereka sudah terlihat kompak, hal ini nampak dari beberapa persiapan seperti tempat, hiburan, pakaian dan lain-lain. Itu semua dikerjakan hanya berdua di sela-sela kesibukan mereka bekerja sehari-hari.

Sebagai seorang kakak kandung saya merasa bangga dengan cara berpikir dan bertindak dari keduanya khususnya bagi Eka. Karena dulu, jujur saja saya saat persiapan menikah tidak seperti itu caranya.

Ya, semoga kekompakkan ini akan langgeng dan terus kalian lakukan tanpa bosan. Jadilah pasangan yang harmonis kelak.

Berdoa dan Berusaha

Saat berangkat sore kemarin, saya mengenakan batik berangkat dari rumah mengendarai motor ditemani istri. Sepanjang perjalanan pun saya membayangkan, bagaimana dengan kedua anak saya? Mereka sedang tumbuh dewasa; Salma akan masuk jenjang perkuliahan, sedangkan Nadya tengah mengenyam bangku SMP kelas 1.

Mereka pun insya allah akan menemukan pasangannya dan berumah tangga. Perasaan ini terus ada dalam pikiran …

Keluarga Adetruna
Ki-Ka : Saya, Nadya, Salma, Risya (istri)

Ya, yang kami bisa lakukan sebagai orangtua hanya tinggal berdoa dan berusaha. Bismillah …