Kategori
CERITA BARU pendampingan

Seminar Online dan Offline dalam Rentang Satu Minggu

Kemarin saya sempat menceritakan tentang pengalaman Ambil Bagian di Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – teman teman bisa membaca tulisan saya tersebut di bawah ini.

Silakan klik saja untuk lanjut membaca.

Sebetulnya, di rentang waktu mulai dari 7 hingga 10 Oktober 2021 adalah waktu terpadat yang pernah saya alami. Itu rekor sih … Mungkin hal ini terlihat norak, tapi karena itu pengalaman baru ya saya rasa wajar kalau saya sampai merasa takjub dengan keadaan kemarin.

Seminar Online dan Offline dalam Rentang Satu Minggu

Saya mau cerita hal lain dulu ya … Hari ini merupakan hari bersejarah bagi saya selaku pendamping UMKM. Pada 13 Oktober 2014 saya pertama kalinya naik pesawat terbang untuk mengikuti Pelatihan Program Peningkatan Standar Kompetensi Konsultan Pendamping KUMKM Tingkat Lanjut Angkatan VI selama lima hari di Pontianak. Pengalaman ini saya tulis juga di Kompasiana.

5 hari di Pontianak lalu pulang dengan membawa selembar sertifikat bahwa saya lulus sebagai Konsultan Pendamping KUMKM. Taklama kemudian saya berangkat ke Bali, tujuannya mengikuti pembekalan untuk menjadi Fasilitator PerpuSeru yang berakhir programnya pada 2016.

Dan pada 2017 lewat email saya diundang mengikuti Train The Trainer Gapura Digital bertempat di Ke:Kini di bilangan Cikini, Menteng Jakarta Pusat.

Alhamdulillah … Sampai dengan hari ini program Gapura Digital masih terus bergulir dan saya masih bertugas bersama dengan fasilitator lainnya yang menyebar di seluruh kota/kabupaten di Indonesia.

Di antara waktu-waktu bersama Gapura Digital, salah satu kawan baik yang bekerja di Bukalapak mengajak saya untuk mengikuti program Penggerak Bukalapak di awal tahun 2018 yang dengan berat hati saya harus mengakhiri dan berpisah dengan teman-teman Penggerak Bukalapak setahun kemudian.

Semenjak itu, satu per satu program pemerintah atau swasta yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan UMKM kerap beririsan sehingga saya pun hadir di antara pelaku UKM, mengisi kelas dan memotivasi mereka.

Anda Tepat Mengambil Tindakan, Bosku

Seperti yang sering saya sampaikan di kelas-kelas bahwa sejak saya ‘dirumahkan’ oleh perusahaan tempat saya menjadi ‘kuli’ akhirnya membawa keberkahan dengan menjadi fasilitator atau pendamping seperti sekarang.

Dari hari ke hari bertemu dengan kawan baru, sehingga yang pada awalnya saya ‘murka’ — rasa-rasanya hari ini saya patut ucapkan terima kasih atas keputusan Anda, “Anda tepat mengambil tindakan, bosku.”

2014 menjadi tonggak sejarah, membuka lembaran baru dan hingga hari ini terus memberikan dampak positif bagi aktifitas saya.

Kembali pada pembahasan utama tulisan saya kali ini, saya merasa senang dengan aktifitas Seminar Online dan Offline dalam Rentang Satu Minggu.

  • Kamis, 7 Oktober 2021 mengisi Kelas Online Mengoptimalkan Konten Marketing untuk Usaha Anda bersama dengan Fasilitator lain.
  • Sabtu, 9 Oktober 2021 mengisi Webinar GERAKAN NASIONAL LITERASI DIGITAL 2021 bersama Kementerian KOMINFO RI untuk wilayah Kabupaten Bandung.
  • Sore harinya, mengisi Pelatihan Kewirausahaan Memanfatkan Era Digitalisasi
  • Minggu, 10 Oktober 2021 mengisi Hybrid Workshop COCO 3 Dengan tema khusus DIGITAL SKILL bersama Kementerian KOMINFO RI secara offline untuk wilayah Bandung dan secara online bagi kota-kota besar di Indonesia.
ADETRUNA ISI KELAS ONLINE GAPURA DIGITAL
MENGISI KELAS ONLINE GAPURA DIGITAL – ONLINE
Adetruna isi Webinar Gerakan Nasional Literasi DIgital 2021
Webinar Gerakan Nasional Literasi DIgital 2021 – ONLINE
Adetruna Isi Pelatihan Kewirausahaan di Saung Babarengan Pangalengan
Pelatihan Kewirausahaan di Saung Babarengan Pangalengan – OFFLINE
Adetruna isi Workshop Hybrid Digital Skill di Ballroom Hotel Newton Bandung
Adetruna isi Workshop Hybrid Digital Skill di Ballroom Hotel Newton Bandung – Offline dan Online

Kesimpulan

Tidak terasa waktu begitu cepat bergulir. Dan tidak terasa pula saya berhubungan dengan begitu banyak warga masyarakat dan bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman. Termasuk bertemu dengan rekan-rekan baru, bertemu dengan Irvine Jasta, seniman gambar serba bisa – misalnya.

2014: Mendapatkan Sertifikat Kompeten Konsultan Pendamping KUMKM di Pontianak.

2014 – 2016: Fasilitator PerpuSeru

2016 – sekarang: Fasilitator Gapura Digital

2018 – 2019: Fasilitator Penggerak Bukalapak

Kini dan di masa datang … Semoga saya tetap sehat sehingga bisa terus bergerak berkegiatan. Saya bertekad dan berusaha akan senantiasa memberikan yang terbaik. Semoga saya mampu memberikan manfaat bagi setiap orang terutama bagi keluarga tercinta di rumah … Aamiin.


BACA JUGA: Cara Jitu Google My Business Tepat Sasaeran

Kategori
CERITA BARU pengalaman

Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital

Awalnya dulu (medio 2015) saya diundang gathering produk BCA yang menggunakan teknologi Augmented Reality (Baca artikelnya di sini). Dari acara ini saya sempat membuat rekening BCA Xpresi. Sampai sekarang deh saya keterusan menjadi nasabah dari rekening tanpa buku tersebut.

Dan tadi (Jumat, 28/5) sekira pukul 9.30 pagi dari rumah saya bertolak ke Terminal Leuwi Panjang. Tujuannya bukan mau menggunakan transportasi bis yang ada di sana, namun saya perlu datang ke Bank BCA KCU Soekarno Hatta yang persis berada di seberangnya.

Sepanjang perjalanan, nyaris tidak ada kemacetan yang serius, hanya tipis-tipis saja, seperti di titik Pasar Sayati, agak padat di pintu keluar tol Kopo lalu di lampu stopan perempatan by pass kopo. Selebihnya perjalanan saya ke BCA Leuwi Panjang (kita sebut gitu aja ya biar gampang hehe) terbilang lancar jaya. Nah … Dari sinilah Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital bermula.

Merasakan Kepuasan Sejak di Tempat Parkir

Begitu memasuki pelataran gedung kantor BCA Leuwi Panjang ini saya langsung mencari parkir motor. Dan saya sudah merasakan kepuasan sejak di tempat parkir tadi. Petugas begitu cekatan dan memandu dengan sigap di mana saya harus memarkirkan kendaraan.

Setelah menyimpan sarung tangan, karcis parkir, penutup kepala dan helm di bawah jok saya berjalan menuju pintu utama gedung BCA. Tidak lama masuk Walkthrough Metal Detector, petugas sekuriti menyapa saya perihal keperluan datang ke sana.

“Mau ganti kartu debit XPresi dan mengaktifkan Mobile Banking,” saya menjawab singkat.

Oleh petugas tersebut, saya pun dibantu mendapatkan tiket antri dan mendapatkan nomor antri B-044. Saat duduk tidak seperti angka yang tertera, saya hanya perlu menunggu sekitar empat orang lagi untuk benar-benar dipanggil.

Tetapi tidak sampai 5 menit dari duduk menunggu panggilan, seorang perempuan petugas Customer Service datang menghampiri.

“Ada yang bisa dibantu?” tanya CS yang berkeliling tersebut.

Saya mengulangi keperluan saya datang ke BCA Leuwi Panjang ini. Laras, begitu nama yang disebutkan saat saya tanya, “Namanya siapa?” — meminta saya untuk mengeluarkan kartu debit BCA Xpresi lama dan KTP.

“Pak Ade mohon untuk menunggu sebentar saja,” ucap Laras.

Diajak Ke Tempat CS Digital BCA

Tidak lama kemudian, Laras mengajak saya ke tempat CS Digital BCA. Di tempat ini saya dipandu menggunakan mesin CS Digital mulai dari memasukkan kartu ATM lama, lalu memindai KTP dan jari telunjuk. Simpelnya seperti itu proses penggantian kartu ATM lama diganti dengan yang baru lewat CS Digital BCA.

ilustrasi Mbak Laras Memandu Kang Adetruna saat menggunakan CS Digital mengganti kartu debit Xpresi lama
ilustrasi (internet) tidak perlu antri dan tidak sampai berjam-jam, hanya hitungan belasan menit saja mengganti kartu debit xpresi lewat CS Digital.

Langkah-Langkah Mengganti Kartu Debit Xpresi Lama dengan yang Baru Menggunakan CS Digital

  1. Sentuh layar menu Kartu, pilih Ganti Kartu. Saya tadi memilih Kartu Debit Xpresi.
  2. Keluarkan KTP lalu dipindai bersamaan dengan jari telunjuk kita.
  3. Selanjutnya, mesin CS Digital meminta kita untuk memasukkan kartu debit Xpresi lama ke tempat yang disediakan.
  4. Memasukkan PIN baru (diperbolehkan menggunakan PIN Lama).
  5. Kartu Debit Xpresi Baru pun keluar dari mesini CS Digital.
  6. Selesai.

Berapa Biaya Ganti Kartu Debit Xpresi?

Tadi pun di layar mesin CS Digital ada point yang berisi penjelasan bahwa penggantian kartu ini dikenai biaya sebesar dua puluh lima ribu rupiah (rp25.000,00) yang akan memotong otomatis saldo dari Kartu Debit Xpresi kita.

Itulah Pengalaman Ganti Kartu BCA Xpresi Lewat CS Digital yang bisa saya share saat ini. Pupus sudah rasa pesimis prosesnya akan lama saat mengganti kartu debit BCA Xpresi. Gercep ternyata!

Kategori
CERITA BARU pendampingan pengalaman

Di Situasi Pandemi Covid-19 … Yuk, Isi Waktu dengan Aktifitas yang Kita Sukai

“Suara nyanyian” Pandemi Covid-19 masih terus berkumandang tiada henti-hentinya. Setiap hari di semua kanal-kanal informasi; internet, sosial media, obrolan tetangga membicarakan virus corona. Tidak terkecuali dengan keluarga saya di rumah.

Work from home … Stay at Home menjadi jargon populer tanpa perlu sosialisasi khusus – masyarakat langsung faham dan melakukannya sekarang ini (Sabtu, 18/4).

Setelah menjalani ini semua setiap orang mulai mengeluh dengan kebosanannya. Lalu, muncul pertanyaan, “Ngapain ya bosen … Duh kok hidup begini amat ya?”

Pun dengan saya. Saya merasa tidak karuan saking mati gayanya dan terpaksa harus tetap di rumah bila nggak perlu-perlu amat untuk memenuhi keperluan di luar rumah.

Isi Waktu dengan Aktifitas yang Kita Sukai

Namun yang jelas … Yang ada di benak saya saat ini buat pembaca yang masih saja merasa bosan karena harus tinggal di rumah … Yuk, kita Isi Waktu dengan Aktifitas yang Kita Sukai.

Mengerjakan Pekerjaan Seni

Ketahuilah bahwa di masa tahun 2000 atau beberapa tahun sebelumnya saya “berkenalan dengan dunia penerbitan”. Bukan sebagai penulis buku, tapi lebih ke orang di belakang produksi buku. Waktu itu, yang mendorong saya harus bekerja adalah adanya keinginan untuk berumah tangga.

Akhirnya, bertemulah dengan dunia penerbitan. Saya masih ingat dengan bekal nol saya datang ke tempat bekerja seorang teman, kantor penerbitan buku. Penerbitan ini bernama Epsilon Grup, unit perusahaan yang terbilang sukses meraup keuntungan dari menjual buku-buku semacam LKS atau Lembar Kerja Siswa dan Buku Persiapan Menghadapi Ujian Negara serta Kumpulan soal-soal Ulangan tingkat Sekolah Dasar.

Di perusahaan inilah saya mengenal dunia tata letak buku. Saya kira mengerjakan tata letak buku itu cukup menggunakan Microsoft Word ternyata tidak.

“Coba kamu pelajari ini deh ... Kalau sudah bisa datang lagi ke sini (maksud teman saya kantor Epsilon),” instruksi teman kepada saya di awal melamar kerja saat itu.

Kata tunjuk, “ini” yang dimaksud teman saya tersebut adalah Pagemaker. Saya lantas bertolak ke toko buku untuk membeli buku referensi Cara Menggunakan Software Pagemaker. Taklama berselang, saya pun memberanikan diri datang lagi ke tempat saya melamar kerja dan alhamdulillah diterima.

Selanjutnya, secara bertahap — saya mengenal dan mampu mengoperasikan piranti lunak lainnya untuk pekerjaan tata letak buku (book layout). Ada 2 softwares, yaitu; Adobe Photoshop termasuk inDesign dan CorelDraw.

Hingga hari ini saya masih menggunakan CorelDraw dan Photoshop untuk melayani pelanggan saya yang hendak mencetak spanduk. Sebagian hasil garapan layanan jasa tersebut saya kumpulkan di Instagram. Nah, bagi saya ini pekerjaan seni karena tidak jarang saya harus memikirkan; tipografi, warna, latar belakang agar nampak ‘nyeni’ dan pelanggan langsung suka dengan spanduk yang saya kerjakan tersebut.

Pekerjaan seni bernama Soreangku Print On Demand ini sudah 3 tahun saya buka layanannya. Dan Alhamdulillah — meskipun tidak setiap hari hampir bisa diperkirakan setiap akhir pekan ada saja pekerjaan membuat spanduk harus saya kerjakan.

Jadi, saya terbilang mampu mengimbangi kebosanan dengan pekerjaan. Tapi ingat, pekerjaan ini jangan malah membuat kita terpaksa, tapi harus benar-benar kita suka mengerjakannya.

Istilah Pekerjaan Seni sudah lama saya pakai, dulu tidak lama setelah saya mengenal CorelDraw serta seiring dengan muncul dan menjamur distro clothing di tahun 2000-an — saya sudah membuat kartunama ditambahi kata, “JANNAH ~ Pekerjaan Seni” yang seolah-olah itu sebuah brand perusahaan yang mengerjakan bidang design grafis serta artwork.

Ya … Masih nyambung lah dengan pekerjaan jasa cetak spanduk yang hari ini masih mengisi keseharian saya.

Berbagi dengan yang kita bisa berikan

Langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan dalam upaya mengisi waktu … Cobalah berbagi dengan yang kita bisa berikan. Suatu hari di tengah-tengah saat kita semua menghadapi krisis virus corona, seorang pelaku UMKM menghubungi saya via WA, inti dari pesannya, meminta tolong diajari pemanfaatan digital marketing.

Tanpa berlama-lama, saya langsung hampiri dan saya coba berbagi pengalaman seputar digital marketing. Pak Adang – pelaku UMKM Melati Telor Asing Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung – mendapatkan edukasi serta penguatan agar semangat jualan online apalagi di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang.

Langkah berbagi lainnya yang bisa dilakukan seputar berbagi dengan apa yang kita bisa berikan, yaitu; menerima undangan untuk mengisi kelas online.

le Hangout Meet, saya pun mengisi kelas online beberapa waktu yang lewat kemarin (Selasa, 7 April 2020).
[dokpri]

Beberapa waktu yang lalu, Gapura Digital Bandung meminta saya untuk berbagi tentang Google My Business. Saya pun mengiyakan permintaan tersebut. Dengan menggunakan Google Hangout Meet, saya pun mengisi kelas online beberapa waktu yang lewat kemarin (Selasa, 7 April 2020).

Beres-beres Rumah

Belum lama ini saya pernah merapikan ruangan tempat saya beraktifitas yaa bisa dibilang kantor ala ala 😛

Padahal hanya sekadar membersihkan debu akan tetapi ternyata tidak cukup hanya 1 atau 2 jam. Hampir seharian saya beres-beres rumah padahal ruangan kecil (2 meter). Ternyata benar, kesibukan tersebut mampu menghilangkan rasa bosan. Coba aja 😀

Jualan Online

Sejak tahun 2014 semenjak perusahaan terakhir tempat saya bekerja dari 2009 merumahkan saya dengan alasan perusahaan tengah merugi dan perlu adanya perampingan pekerja — saya sudah berjualan dalam jaringan alias online.

Waktu itu barang yang saya jual 2 jenis; alquran (meskipun saya dirumahkan saya tetap mencoba berjualan produk dari bekas kantor ini), produk lainnya adalah madu.

Adapun hari ini saya masih jualan online memanfaatkan marketplace, website, Google My Business, Chat messenger dan media sosial. Terasa efektif ketika kita merasa bosan karena harus #wfh — salah satu solusinya Isi Waktu dengan Aktifitas yang Kita Sukai. Baik. Selamat beraktifitas!